Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Geely Holding Ganti Pucuk Pimpinan Lotus Cars

Grup Geely Holding Zhejiang (Geely Holding), grup otomotif swasta terkemuka China, pada Rabu 4/7/2018) mengumumkan perombakan pucuk pimpinan Lotus.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 05 Juli 2018  |  10:20 WIB
Feng Qingfeng, CEO Group Lotus.  - Lotus Cars
Feng Qingfeng, CEO Group Lotus. - Lotus Cars

Bisnis.com, HANGZHOU - Grup Geely Holding Zhejiang (Geely Holding), grup otomotif swasta terkemuka China, pada Rabu 4/7/2018) mengumumkan perombakan pucuk pimpinan Lotus.

Feng Qingfeng, Wakil Presiden dan Chief Technical Officer Geely Auto Group, ditunjuk menggantikan Jean-Marc Gales sebagai CEO Group Lotus, dan berlaku efektif dengan segera.

Jean-Marc Gales telah memilih meninggalkan posisinya karena alasan pribadi dan akan menjadi Kepala Penasihat Strategis untuk Chairman Lotus, Daniel Donghui Li.

Geely Holding, yang mengakuisisi saham pengendali di Grup Lotus pada 2017, berterima kasih kepada Gales atas kontribusinya kepada perusahaan selama 4 tahun terakhir.

Daniel Donghui Li, Chief Financial Officer dari Geely Holding dan Lotus Cars Chairman, mengatakan, “Jean-Marc telah mapan dan berhasil mengubah Lotus menjadi profit untuk pertama kalinya dalam sejarah merek ikonik dengan produk terkemuka dan model bisnis unik sejak bergabung dengan perusahaan pada 2014."

Lotus siap untuk fase pertumbuhan berikutnya di bawah kepemimpinan Feng Qingfeng, di mana keahliannya dalam bahan ringan dan mobil sport-engineering akan menjadi bagian dari perluasan yang lebih luas dari portofolio otomotif Geely.

"Pada saat yang sama saya akan menyambut Jean-Marc's Council sebagai Kepala Penasihat Strategis untuk diri saya sendiri dan Dewan Direksi,” ujar Li dalam siaran pers, Rabu (5/7/2018).

Geely memperoleh saham mayoritas di Lotus yang berbasis di Inggris, yang merupakan pemimpin dunia dalam mobil sport ringan berkinerja tinggi, sebagai bagian dari perjanjiannya tahun lalu untuk memperoleh 49,9% saham PROTON dari HICOM Bhd (DRB) Malaysia, bekas induk perusahaan Lotus.

Feng Qingfeng mengatakan “Saya merasa terhormat telah ditunjuk untuk memimpin kelompok mobil sport Inggris yang ikonik ini. Dengan sinergi global dan dukungan total Geely, saya yakin Lotus memiliki peluang menarik untuk mencapai potensi penuhnya sebagai merek mobil sport mewah, yang didasarkan pada warisan rekayasa dan jalur produk masa depannya.”

Pada 2017, Grup Lotus menjual 1.600 kendaraan olahraga, meningkat 10% dibandingkan dengan 2016. Lotus memiliki fasilitas produksi di Norfolk, Inggris. Pada 2017 perusahaan menunjukkan keuntungan untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Sport Lotus Cars Geely Holding
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top