Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMW Tambah Kapasitas Produksi e-Drive Mobil Listrik di Dingolfing

BMW Group membuka Pusat Kompetensi untuk Produksi E-Drive di Dingolfing dan menambah kapasitas produksi e-drive untuk kendaraan listrik di pabrik ini menjadi 500.000 unit per tahun.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  09:50 WIB
Oliver Zipse, Ketua Dewan Manajemen BMW AG, dan Markus Sder, Menteri Bavaria, pada pembukaan resmi Pusat Kompetensi untuk Produksi E-Drive di Dingolfing, Kamis (2/7/2020).  - BMW
Oliver Zipse, Ketua Dewan Manajemen BMW AG, dan Markus Sder, Menteri Bavaria, pada pembukaan resmi Pusat Kompetensi untuk Produksi E-Drive di Dingolfing, Kamis (2/7/2020). - BMW

Bisnis.com, JAKARTA - BMW Group membuka Pusat Kompetensi untuk Produksi E-Drive di Dingolfing dan menambah kapasitas produksi e-drive untuk kendaraan listrik di pabrik ini menjadi 500.000 unit per tahun.

Menteri-Presiden Bavaria Markus Söder dan Ketua Dewan Manajemen BMW AG Oliver Zipse secara simbolis meluncurkan produksi BMW e-drive baru, yang menggabungkan motor listrik, transmisi, dan elektronik daya di perumahan pusat, Kamis (2/7/2020).

Generasi baru BMW e-drive akan digunakan untuk pertama kalinya di BMW iX3 baru, yang akan mulai diproduksi di China pada akhir musim panas.

Di Competence Center di Dingolfing, BMW Group akan memproduksi komponen powertrain listrik seperti modul baterai, baterai tegangan tinggi, dan motor listrik pada delapan jalur produksi. Dalam beberapa tahun mendatang, perusahaan akan menyiapkan empat jalur tambahan, yang akan meningkatkan kapasitas produksi lokasi secara signifikan.

Ketua Dewan Manajemen BMW AG Oliver Zipse mengatakan BMW akan terus meningkatkan elektromobilitas dan menetapkan standar untuk transformasi industri. Pada 2022, di Dingolfing saja, BMW akan dapat memproduksi e-drive untuk lebih dari setengah juta kendaraan listrik per tahun.

"Pada saat yang sama, kami akan memproduksi campuran kendaraan yang sepenuhnya listrik, hibrida plug-in dan model dengan mesin pembakaran pada satu jalur, seperti yang diminta pasar, sehingga kami dapat menawarkan kepada pelanggan kami Power of Choice. Ini menunjukkan bagaimana kami telah membuka jalan perubahan dalam industri kami menjadi kisah sukses yang nyata.”

Dalam beberapa tahun ke depan, area produksi Pusat Kompetensi untuk Produksi E-Drive akan diperluas hingga sepuluh kali ukuran semula 8.000 meter persegi pada 2015 menjadi 80.000 meter persegi.

Jumlah karyawan juga akan bertambah. Pada paruh pertama tahun 2020 saja, tenaga kerja tumbuh dari 600 menjadi 1.000. Hingga 2.000 karyawan akan bekerja dalam produksi e-drive di lokasi Dingolfing dalam jangka menengah.

Sejak memproduksi komponen powertrain listrik di Dingolfing pada 2013, BMW Group terus memperluas kapasitasnya secara signifikan.

Dengan investasi lebih dari 500 juta euro pada tahun 2022, Pusat Produksi E-Drive Dingolfing akan menjadi contoh sukses dari sebuah transformasi kawasan pabrik terbesar BMW Group di Eropa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik BMW Seri 5 Pabrik BMW
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top