Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor Sepeda Motor Tumbuh 33,8%, Yamaha Dominan

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat ekspor kendaraan roda dua secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Indonesia mengalami peningkatan sebesar 33,8% pada bulan lalu dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2017
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 13 Februari 2018  |  16:50 WIB
Sepedamotor baru.  - Bisnis
Sepedamotor baru. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat ekspor kendaraan roda dua secara utuh atau completely built up (CBU) dari Indonesia pada Januari meningkat 33,8% dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2017.

Pengiriman ke luar negeri kendaraan roda dua CBU pada Januari 2018 sebesar 38.021 unit. Sementara pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 28.406 unit.

Dari total ekspor sebesar 38.021 unit pada bulan lalu, sepeda motor merek Yamaha mencatatkan pengiriman terbesar di antara merek lainnya dalam daftar AISI, yakni sebanyak 23.030 unit kendaraan roda dua.

Ekspor sepeda motor merek Yamaha pada bulan lalu tersebut memberikan kontribusi sebesar 60,57% dari total pengiriman ke luar negeri.

Di posisi kedua, sepeda motor merek Honda tercatat melakukan pengiriman ke luar negeri sebanyak 6.281 unit atau sebesar 16,52% dari total ekspor. Di posisi selanjutnya ditempati oleh Suzuki dengan jumlah ekspor kendaraan roda dua secara CBU sebanyak 4.445 atau berkontribusi sekitar 11,69%.

Adapun merek TVS dan Kawasaki masing-masing mencatatkan pengiriman ke luar negeri dari Indonesia sebesar 3.328 unit dan 937 unit.

Dengan jumlah pengiriman tersebut, TVS memberikan kontribusi sebesar 8,75% dan Kawasaki 2,46% terhadap total ekspor kendaraan roda dua secara utuh pada bulan lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ekspor Sepeda Motor AISI Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top