Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penggantian Airbag Takata, AS Berikan Tambahan Waktu BMW 5 Bulan

Badan keamanan otomotif Amerika Serikat (AS) memberikan waktu lima bulan lagi untuk BMW dalam melakukan penggantian suku cadang kantong udara untuk sejumlah kendaraan.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 25 Maret 2016  |  14:53 WIB
Ilustrasi - consumerreports.org
Ilustrasi - consumerreports.org

Bisnis.com, DETROIT - Badan keamanan otomotif Amerika Serikat (AS) memberikan waktu lima bulan lagi untuk BMW dalam melakukan penggantian suku cadang kantong udara untuk sejumlah kendaraan.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (25/3/2016), batas waktu BMW pada 31 Agustus mendatang karena alat pengganti yang diberikan dan dipasok oleh perusahaan di luar Takata terbukti gagal dalam pengujian.

Inflator Takata dapat meledak dengan kekuatan yang berlebihan dan menyemprotkan pecahan peluru logam ke dalam kompartemen kendaraan penumpang, dan telah dikaitkan dengan 10 kematian di seluruh dunia dan lebih dari 100 kasus cedera di AS.

Sampai saat ini, sekitar 24 juta kendaraan yang melibatkan sekitar 28 juta Takata airbag inflators telah ditarik.

NHTSA mengatakan semua mobil selain BMW telah melaporkan bahwa mereka berada di jalur untuk memenuhi 31 Maret batas waktu asli di bawah perintah agen untuk memasok inflators pengganti cukup untuk.

BMW sendiri telah mengganti peralatan produksi Takata yang rusak tersebut. Namun ternyata alat pengganti yang diberikan perusahaan dinilai tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airbag kantong udara Takata
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top