Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Sepeda Motor Semester I/2022 Terseok, Sebabnya Skutik Tercekik Cip Semikonduktor

Sepanjang Januari-Juni tahun ini, total penjualan roda dua sebanyak 2,246 juta unit, turun 8,30 persen dibandingkan  2,45 juta unit pada periode sama tahun lalu. 
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 19 Juli 2022  |  19:24 WIB
Penjualan Sepeda Motor Semester I/2022 Terseok, Sebabnya Skutik Tercekik Cip Semikonduktor
Sepeda motor - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan sepeda motor pada semester I/2022 tercatat minus dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penyebabnya, produksi model kendaraan roda dua yang menjadi kontributor utama tersumbat.

Kinerja semester pertama tahun ini pun ikut melorot. Sepanjang Januari-Juni tahun ini, total penjualan roda dua sebanyak 2,246 juta unit, turun 8,30 persen dibandingkan  2,45 juta unit pada periode sama tahun lalu. 

“Sekarang ini yang banyak masalah di tipe skuter matik karena kontribusinya [terhadap penjualan motor] lebih dari 85 persen,” kata Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala saat dihubungi Bisnis, Selasa (19/7/2022).

Sigit menjelaskan bahwa masalah utama pada penjualan sama seperti sebelumnya, yaitu pasokan semikonduktor yang tersendat. Ini membuat produksi motor terhambat, khususnya untuk model skuter matik.

Padahal, permintaan konsumen cukup tinggi. Para pelaku industri sepeda motor yang tidak bisa menyuplai permintaan sehingga berakibat pada panjangnya daftar antrean pengiriman.

Masalah tersebut, tambah Sigit, terjadi sejak Maret. Hal tersebut diperparah Tiongkok yang kembali memberlakukan lockdown untuk mencegah penularan Covid-19.

“Ini yang menjadi problem buat kami. Tapi kan sekarang sudah mulai dibuka. Mudah-mudahan produksinya di semester II/2022 ini lancar,” jelasnya.

Berdasarkan data AISI, angka penjualan motor bulan lalu sebanyak 296.334 unit. Angka tersebut naik 19,37 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu 248.235 buah.

Jika dibandingkan bulan lain sepanjang 2022, penjualan pada Juni di bawah rata-rata. Dari Januari sampai April, semuanya secara berurutan laku 443.890 unit, 368.131 unit, 450.565 unit, dan 439.472 unit.

Terlebih lagi jika menengok kinerja Juni 2021, penjualan motor pada bulan lalu turun 30,85 persen. Pada periode sama tahun lalu, penjualan tercatat 428.556 unit, sedangkan pada Juni tahun ini tercatat sebanyak  296.334 unit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top