Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nissan LEAF (2010) : Membawa EV menjadi Arus Utama

Nissan mengklaim sebagai pelopor kendaraan listrik modern. Dimulai dengan menghadirkan Tama EV pada 1947, Nissan berhasil melahirkan model Nissan LEAF pada 2010, setelah sebelumnya meluncurkan mobil konsep Pivo 2 pada di Tokyo Motor Show 2005.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 28 November 2020  |  13:33 WIB
Nissan LEAF. Mobil listrik produksi massal pertama merek Nissan.  - Nissan
Nissan LEAF. Mobil listrik produksi massal pertama merek Nissan. - Nissan

Bisnis.com, JAKARTA - Nissan mengklaim sebagai pelopor kendaraan listrik modern. Dimulai dengan menghadirkan Tama EV pada 1947, Nissan berhasil melahirkan model Nissan LEAF pada 2010, setelah sebelumnya meluncurkan mobil konsep Pivo 2 di Tokyo Motor Show 2005.

"Di #Nissan, kunci elektrifikasi adalah sejarah yang kaya yang dikombinasikan dengan semangat untuk berinovasi," cuit Nissan dalam akun twitter-nya, Sabtu (28/11/2020).

Nissan Leaf adalah kendaraan listrik produksi massal pertama dari Nissan. Model ini merupakan tonggak sejarah mobilitas listrik. Lebih dari 500.000 mobil Leaf telah diproduksi hingga saat ini. Pemasarannya pun meluas ke berbagai penjuru pasar dunia melalui, termasuk Indonesia.

Kunci kesuksesan Leaf adalah menggabungkan penelitian dan pengembangan selama puluhan tahun dengan wawasan konsumen. Nissan Leaf generasi pertama memiliki jangkauan 200 km per pengisian, menjadikannya pilihan praktis bagi banyak pembeli kendaraan listrik pertama.

Nissan Leaf juga memperkenalkan gagasan luas untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai sumber tenaga bergerak.

Harga Nissan Leaf dipasarkan dengan harga mulai dari 3.764.250 yen, termasuk pajak konsumsi. Karena pelanggan di Jepang berhak menerima hingga 780.000 yen melalui insentif EV pemerintah untuk tahun fiskal 2010, harga bersih konsumen untuk Nissan Leaf menjadi mulai dari 2.984.250 yen.

Nissan Leaf juga memenuhi syarat untuk keringanan pajak preferensial di bawah "sistem pajak untuk mempromosikan difusi kendaraan ramah lingkungan" sebagai mobil generasi berikutnya, dengan demikian sepenuhnya membebaskannya dari pajak akuisisi mobil dan pajak berat mobil hingga tahun fiskal 2011.

Oleh karena itu, Nissan Leaf juga memenuhi syarat untuk Skema Pajak Ramah Lingkungan Mobil, yang mana pajak kendaraan bermotor dikurangi sebesar 50% untuk satu tahun mulai dari tahun fiskal berikutnya setelah pendaftaran.

Pada 2016, untuk acara peringatan, dibuat Nissan Leaf khusus yang mendeteksi gelombang otak pengemudi dan memproyeksikan perasaan mereka sebagai efek suara kartun di samping kendaraan saat melaju di sekitar kursus sekolah mengemudi.

Laju pengembangan kendaraan listrik Nissan belum berhenti pada model Leaf. Pada tahun kelahiran Leaf, Nissan juga meluncurkan New Mobility Concept (2010) untuk mengatasi masalah sosial dengan teknologi EV.

Keduanya pun tengah merayakan ulang tahun ke-10 di masa pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Nissan Leaf
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top