Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

1,82 Juta Kendaraan di Australia Terdampak Recall Takata

Kamar Federal Industri Otomotif menyatakan pemeriksaan dari 11 juta unit kendaraan recall Takata dari warga Australia, sebanyak 1,82 juta unit di antaranya dilengkapi inflator airbag yang catat.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  13:20 WIB
Ilustrasi - consumerreports.org
Ilustrasi - consumerreports.org

Bisnis.com, JAKARTA - Kamar Federal Industri Otomotif menyatakan pemeriksaan dari 11 juta unit kendaraan recall Takata dari warga Australia, sebanyak 1,82 juta unit di antaranya dilengkapi inflator airbag yang catat.

Warga Australia telah melakukan pemeriksaan lebih dari 11 juta kendaraan di situs web penarikan wajib industri Takata di ismyairbagsafe.com.au.

Pemeriksaan ini telah mengidentifikasi lebih dari 1,82 juta kendaraan yang dilengkapi dengan inflator airbag Takata yang salah yang berpotensi membunuh atau melukai pengemudi dan penumpang kendaraan.

"Situs web adalah alat yang sangat penting yang membantu pemilik kendaraan mengidentifikasi apakah kendaraan mereka dipengaruhi oleh penarikan kembali nasional ini," kata kepala eksekutif Kamar Dagang Industri Otomotif Tony Weber, dalam keterangan pers, Selasa (21/7/2020).

Menurutnya, angka jumlah kendaraan terdampak lumayan bagus. Akan tetapi, tidak ada ruang untuk berpuas diri karena merek pabrikan berusaha melacak dan memperbaiki kendaraan yang beredar.

“Orang-orang dapat memeriksa secara sederhana dan cepat di waktu mereka sendiri. Jika kendaraan mereka diidentifikasi terkena dampak penarikan, mereka harus segera mengatur agar inflator airbag rusak diganti.”

Dealer kendaraan di seluruh Australia terbuka dan dapat menyelesaikan pekerjaan perbaikan meskipun ada gangguan pandemi Covid-19.

Weber mengatakan tanda 11 juta tonggak mewakili 62 persen dari 17,8 juta mobil penumpang dan kendaraan komersial ringan di jalan-jalan Australia.

Pemilik kendaraan yang tidak yakin dengan status penarikan kendaraan mereka dapat segera memeriksa dengan mengunjungi situs web atau dengan mengirim pesan singkat ke TAKATA TO 0487 247 224.

"Selain ancaman keselamatan dari airbag yang rusak, pemilik kendaraan perlu menyadari bahwa pemerintah negara bagian dan teritori sekarang pindah ke deregister atau menolak pendaftaran kendaraan yang belum diperbaiki," kata Weber.

“Jangan biarkan kendaraan Anda dihadang oleh otoritas. Ingat pekerjaan perbaikan dapat dilakukan segera dan gratis. "

Situs web www.ismyairbagsafe.com.au merupakan bagian integral dari kampanye komunikasi nasional industri otomotif dalam mendukung penarikan kembali. Kampanye ini telah menggunakan televisi, radio, media cetak, bioskop, media digital dan sosial, dan pers non-Inggris secara ekstensif dan nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Takata Recall Kendaraan
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top