Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Geneva Motor Show Batal, Toyota Cari Cara Luncurkan Produk Baru

Setelah GIMS 2020 dibatalkan, Toyota enggan mengikuti langkah banyak produsen lain yang meluncurkan produk anyar dengan cara digital.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Maret 2020  |  13:21 WIB
Geneva Motor Show Batal, Toyota Cari Cara Luncurkan Produk Baru
Sebuah mobil Toyota Mirai terlihat di Pameran Industri Otomotif Internasional Shanghai. - REUTERS / Aly Song
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen otomotif global mesti memutar otak untuk meluncurkan produk teranyarnya setelah penyelenggaraan Geneva International Auto Show (GIMS) 2020 dibatalkan.

Pasalnya, sejumlah agenda peluncuran mobil baru sudah dijadwalkan pada agenda otomotif tahunan tersebut. Salah satunya adalah Toyota yang terpaksa menunda meluncurkan mobil terbarunya.

Mengutip dari laporan Carscoops, Rabu (4/3/2020), pabrikan otomotif asal Jepang tersebut harus menunda hingga waktu yang belum ditentukan untuk meluncurkan sebuah mobil SUV dan crossover terbarunya.

Meski banyak produsen lain yang meluncurkan dengan cara digital pada Selasa (03/03/20) waktu setempat, Toyota masih belum berniat mengikuti langkah yang serupa seperti yang dilakukan oleh pabrikan lain.

Pada awal tahun, produsen mobil ini sudah menunjukkan mobil sedan Mirai generasi kedua dengan fuel-cell, RAV4 plug-in hybrid SUV dan all-electric Lexus UX 300e SUV di Amsterdam, Belanda.

Ketika tiba di diler-diler Eropa, crossover yang belum disebutkan namanya akan menawarkan varian setup bensin-listrik bensin-listrik tiga silinder yang digunakan dalam subkompak Yaris yang baru.

Toyota akan menawarkan SUV kecil ini dengan penggerak empat roda, sesuatu yang sangat langka di segmennya. Yaris dan crossover yang akan datang berbagi platform GA-B yang sama dan akan dibangun di pabrik Toyota di Valenciennes, Prancis.

Toyota  menargetkan untuk dua model ini akan berkontribusi sekitar 30 persen dari volume penjualannya di Eropa pada 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota Geneva International Motor Show 2018

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top