Sebelum Olimpiade Tokyo 2020, Jepang Siap Uji Publik Pengemudian Otomatis

Setelah sukses unjuk kereta tercepat sejad Shinkansen pada momentum Olimpiade 1964, Jepang tengah bersiap menunjukkan capaian teknologi canggih pengendaraan otomatis pada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020.
Fatkhul Maskur | 22 Oktober 2018 08:30 WIB
ProPilot adalah pondasi kendaraan swakemudi di masa depan. - Nissan

Bisnis.com, TOKYO - Setelah sukses unjuk kereta tercepat sejad Shinkansen pada momentum Olimpiade 1964, Jepang tengah bersiap menunjukkan capaian teknologi canggih pengendaraan otomatis pada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020.

Japan Automobile Manufacturers Association, Inc. (JAMA) memastikan bahwa menjelang Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympic Games, industri otomotifnya akan melakukan uji verifikasi publik atas pengemudian otomatis, tepatnya pada 6 Juli hingga 12 Juli 2020.

Uji verifikasi publik atas pengemudian otomatis ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pengamatan publik terhadap operasi kendaraan otomatis yang dipastikan aman, efisien, dan transportasi jalan yang nyaman.

Uji verifikasi publik ini akan melibatkan partisipasi 10 anggota JAMA sebagai peserta, yakni Daihatsu Motor Co., Hino Motors, Honda Motor Co., Mazda Motor Corporation, Mitsubishi Motors Corporation, Nissan Motor Co., Subaru Corporation, Suzuki Motor Corporation, Toyota Motor Corporation, dan Yamaha Motor Co. Ltd.

Ketua JAMA Akio Toyoda mengatakan bahwa tujuan umum semua produsen mobil pengembangan penggerak otomatis adalah masyarakat dengan kecelakaan jalan nol di mana mobilitas yang efisien dan menyenangkan tersedia untuk semua orang.

Berkenaan dengan pengujian mengemudi otomatis, JAMA akan menjadi ujung tombak kerjasama dan upaya koordinasi, termasuk di bidang komunikasi kendaraan-ke-infrastruktur, dan industri otomotif akan bekerja secara terpadu dalam mendorong pengujian tersebut.

"Saya berharap orang-orang dari seluruh dunia akan berkenalan dengan teknologi mobilitas canggih Jepang pada 2020, ketika Olimpiade Tokyo dan Paralympic Games diadakan, dan sebagai hasilnya meningkatkan harapan mereka untuk masa depan mobilitas,” ujarnya dalam keterangan pers JAMA, Selasa (16/10/2018).

Pengujian verifikasi mengemudi otomatis yang diselenggarakan JAMA akan dilaksanakan berkoordinasi dengan pengujian verifikasi yang dilakukan untuk proyek mengemudi otomatis (sistem penargetan dan perluasan layanan) di bawah Program Promosi Inovasi Lintas-Kementerian Jepang (SIP) Jepang, yakni sebuah inisiatif yang melibatkan upaya bersama industri, pemerintah, dan akademisi.

Teknologi pengemudian otomatis sedang dimajukan oleh produsen anggota JAMA, dalam semangat “tim nasional”, atas dasar kerja sama tersebut.

Garis Besar Program Pengujian Verifikasi Publik Pengendaraan Otomatis JAMA 2020

Periode diselenggarakan: 

6 Juli hingga 12 Juli 2020

Kegiatan program:

Verifikasi pengujian SAE J3016 Level 2 hingga Level 4, teknologi penggerak otomatis yang setara dari sepuluh produsen anggota JAMA, menggunakan sekitar 80 kendaraan

Lokasi Program

  1. Bandara Haneda dan daerah sekitarnya. Verifikasi pengujian dan demonstrasi menggunakan bus angkutan umum.
  2. Bandara Haneda ke Tokyo Waterfront City; Bandara Haneda ke pusat Tokyo. Pengujian verifikasi dan wahana demonstrasi yang menampilkan penggunaan komunikasi kendaraan dengan infrastruktur di jalan bebas hambatan.
  3. Di area Tokyo Waterfront City. Pengemudian otomatis dan pengujian penghentian darurat dalam lalu lintas campuran di jalan umum yang sibuk serta wahana demonstrasi, menggunakan berbagai jenis kendaraan termasuk mobil penumpang dan kendaraan mobilitas mikro.

Penyelenggara:

Asosiasi Produsen Mobil Jepang, Inc.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Swakemudi

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top