Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Awas, Jangan Remehkan Kerikil di Telapak Ban

Pemilik sepeda motor atau mobil harus memperhatikan kondisi ban karena fungsinya yang vital dalam menentukan laju, kenyamanan hingga keselamatan saat berkendara.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 19 Agustus 2018  |  11:20 WIB
Kerikil menempel di telapak ban mobil.  - ANTARA
Kerikil menempel di telapak ban mobil. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik sepeda motor atau mobil harus memperhatikan kondisi ban karena fungsinya yang vital dalam menentukan laju, kenyamanan hingga keselamatan saat berkendara.

Salah satu hal yang harus diperhatikan pemilik pada ban kendaraannya adalah keberadaan kerikil atau batu kecil yang menempel pada celah-celah kembang ban.

Hendra Himawan, General Manager Sales Planning PT Sumi Rubber Indonesia sebagai pemegang merek ban Dunlop di Indonesia, mengatakan kerikil yang masuk ke celah ban harus segera dikeluarkan karena bisa menyebabkan kebocoran.

"Jika di telapak ban ada batu kecil yang menempel, itu harus dikeluarkan karena akan tertanam dan mengakibatkan kebocoran," kata Hendra Himawan di Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, pada awalnya kerikil itu hanya terlihat menempel di celah ban. Namun seiring perputaran roda maka kerikil itu perlahan masuk kian dalam dan menancap pada ban.

Kerikil yang menancap itu bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan obeng kecil.

Hendra juga mengatakan pemilik kendaraan perlu mengecek ban secara berkala, minimal sebulan satu kali. Adapun hal-hal mendasar yang harus diperiksa adalah ketebalan ban yang terlihat dari menipisnya kembang ban, tekanan angin, hingga adakah keretakan pada ban.

"Lakukan pengecekan ban secara rutin minimal sebulan sekali, itu idealnya," katanya. "Cek kebersihannya, ada retak atau tidak, juga tekanan anginnya."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ban Mobil Tip Berkendara

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top