Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Simak! Ini Ciri-Ciri Oli Gardan Mobil Harus Diganti

sebuah mobil tidak hanya memiliki oli mesin, tetapi di dalamnya juga ada oli gardan yang tak kalah penting untuk diperhatikan. Oli gardan merupakan pelumas yang digunakan untuk bagian transmisi otomatis di dalam mobil.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 16 Juli 2022  |  14:15 WIB
Simak! Ini Ciri-Ciri Oli Gardan Mobil Harus Diganti
Seorang mekanik memeriksa komponen kendaraan. foto ANTARA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mobil yang bagus dan terawat tentu jadi idaman setiap orang. Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah gardan mobil. Pada bagian ini perlu dilakukan pergantian oli gardan secara berkala.

Untuk diketahui, sebuah mobil tidak hanya memiliki oli mesin, tetapi di dalamnya juga ada oli gardan yang tak kalah penting untuk diperhatikan. Oli gardan merupakan pelumas yang digunakan untuk bagian transmisi otomatis di dalam mobil.

Ketika komponen-komponen yang ada di dalam mobil saling bergesekan, komponen tersebut tidak akan cepat rusak karena ada oli gardan yang melumasinya.

Co-Founder dari Lifepal.co.id, salah satu insurance marketplace di Tanah Air Benny Fajarai mengatakan oli gardan umumnya diganti setiap 3-4 bulan sekali.

"Penggantiannya tidak perlu dilakukan dengan frekuensi yang sering seperti pada oli mesin. Untuk itu, sebagai pemilik kendaraan, penting untuk mengetahui ciri-ciri kapan oli gardan mobil harus diganti," katanya, Sabtu (16/7/2022).

Adapun ciri-ciri yang dimaksud Benny antara lain:

1. Getaran kencang pada mobil

Ketika oli gardan tidak diganti dalam waktu yang terlalu lama, pemilik akan merasakan getaran yang cukup kencang pada mobil. Getaran ini akan sangat terasa, baik ketika mobil dibawa untuk melewati jalan yang lurus maupun tidak.

Getaran biasanya akan semakin kencang ketika berbelok atau saat kecepatan mobil meningkat. Ini bisa jadi tanda bahwa oli gardan sudah waktunya diganti.

2. Aroma terbakar pada gardan mobil

Ciri-ciri berikutnya adalah munculnya aroma terbakar pada gardan mobil. Biasanya, bau terbakar yang tidak sedap ini bisa dideteksi dari arah gearbox. Aroma terbakar bisa muncul karena gardan jadi terlalu panas.

Ini disebabkan oleh oli gardan yang kotor atau habis. Selain itu, bisa juga oli yang digunakan sudah kadaluarsa, sehingga memicu bau tidak sedap yang menyerupai aroma terbakar.

3. Suara berisik pada mobil

Selain getaran, perhatikan juga apabila muncul suara berisik yang cukup mengganggu ketika mobil dibawa berkendara. Suaranya menyerupai suara mendengung yang kencang.

Munculnya suara berisik disebabkan oleh komponen-komponen pada gardan yang saling bergesekan tanpa adanya pelumas dari oli yang memadai. Jika tidak segera diganti, suaranya akan makin kencang dan mengganggu.

4. Roda mobil sulit dikendalikan

Saat roda mobil makin sulit untuk dikendalikan, mungkin ini jadi ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti. Jika oli masih cukup baik, gardan seharusnya bisa mengendalikan kecepatan perputaran roda.

Namun, jika kualitas oli gardan sudah kotor atau habis, maka kecepatan perputaran roda pun akan terganggu. Bila dibiarkan, hal ini bisa jadi berbahaya, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan.

5. Warna oli berubah

Coba cek oli gardan secara langsung, apakah warnanya sudah berubah? Jika iya, kemungkinan besar sudah waktunya untuk mengganti oli gardan mobil.

Pengecekan bisa dilakukan ketika melakukan servis mobil di bengkel. Ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti bisa dikenali dengan melihat warna oli. Oli yang sudah harus diganti akan berwarna abu-abu metalik dan agak gelap.

Perhatikan juga apakah tekstur oli tersebut masih kental atau sudah encer. Jika oli tampak encer, bisa saja jadi tanda bahwa oli gardan sudah harus diganti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil Mobil Baru otomotif tips otomotif
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top