Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Standar Euro 4 Diesel Sudah Wajib, Bagaimana Merawat Mesin Mobil agar Awet? Simak Tips Ini

Tips ini khusus untuk mobil Toyota bermesin diesel.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 07 Juni 2022  |  13:25 WIB
Standar Euro 4 Diesel Sudah Wajib, Bagaimana Merawat Mesin Mobil agar Awet? Simak Tips Ini
Tampilan Kijang Innova Limited Edition seri 50 tahun Toyota. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -Semenjak April 2022, semua mobil Toyota yang bermesin diesel yang dipasarkan di Indonesia telah memenuhi standar emisi Euro 4. Semakin tinggi standar Euro maka semakin kecil kandungan gas buangnya.

Berdasarkan keterangan dari Auto2000, mesin diesel Toyota di Indonesia, sudah dilengkapi dengan teknologi seperti turbo variabel, common-rail, dan intercooler, di mana membuat mesin ramah lingkungan.

Namun konsumen juga harus merawat mesin diesel dengan baik supaya dapat bekerja optimal dan performanya prima. Berikut 7 tips menjaga mesin diesel tetap bekerja optimal:

1. Gunakan Bahan Bakar yang Sesuai

Bahan bakar yang tidak tepat akan memberikan dampak negatif yang besar pada kendaraan. Kandungan sulfur yang tinggi akan membuat sistem distribusi bahan bakar terganggu, performa mesin turun, dan mengurangi usia pakai mesin. Kadar cetane juga harus sesuai kebutuhan mesin supaya dapat menyalurkan tenaga terbaiknya.

2. Cek Filter Solar

Kinerja filter bahan bakar diesel atau filter solar yang optimal memastikan kotoran tidak akan lolos masuk ke dalam sistem injeksi bahan bakar. Ada lampu peringatan di panel instrumen mobil yang menyala bila kondisi filter diesel sudah kotor. Jangan ditunda dan segera ganti dengan filter solar yang baru.

3. Bersihkan Filter Udara

Filter udara bertugas menyaring udara yang masuk ke dalam ruang bakar. Udara yang bersih sanggup membuat performa mesin terjaga dan penggunaan bahan bakar lebih efisien. Selain tentunya mereduksi timbulnya kerak di komponen bergerak dan mengurangi risiko sistem injeksi solar tersumbat kotoran.

4. Perhatikan Water Sedimenter

Water sedimenter berfungsi untuk menangkap kandungan air pada saluran bahan bakar, agar tidak ikut mengalir ke dalam mesin supaya tidak mengganggu kinerja mesin dan mencegah risiko berkarat. Segera kuras water sedimenter ketika lampu indikator water sedimenter di panel instrumen menyala karena air sudah penuh.

5. Panaskan Mesin Sebelum Jalan dan Tunggu Sejenak Sebelum Mematikan

Tidak perlu lama-lama, cukup nyalakan mesin sekitar 1 menit untuk memastikan pelumas sudah bergerak merata guna melumasi seluruh komponen mesin sebelum mobil berjalan.

Biarkan mesin tetap menyala atau idle selama 1 menit sebelum mematikan mesin, untuk sejenak mendinginkan komponen mesin yang bekerja pada kondisi ekstrem, terutama turbo.

6. Periksa dan Ganti Oli Mesin

Cek takaran oli mesin lewat dipstick untuk memastikannya tidak berkurang. Ganti oli mesin diesel setiap 6 bulan, sehingga kondisi oli selalu terjaga. Pastikan menggunakan oli mesin diesel TMO agar sesuai spesifikasi mobil yang beredar di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top