Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Mobil Listrik, Hyundai Pangkas Produksi Mesin Bahan Bakar Minyak

Hyundai menyatakan perusahaan terus mengaselerasi kendaraan ramah lingkungan misalnya yang berbasis hidrogen atau baterai.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  09:34 WIB
Hyundai Ionic EV dalam Hyundai Track Day di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021).  - Bisnis/Dionisiono Damara
Hyundai Ionic EV dalam Hyundai Track Day di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). - Bisnis/Dionisiono Damara

Bisnis.com, JAKARTA – Hyundai akan memangkas produksi mobil berbasis bahan bakar minyak. Sebagai gantinya, perusahaan asal Korea Selatan ini memperbesar investasi di kendaraan listrik.

Berdasarkan sumber internal perusahaan, dikutip dari CNA, Jumat (28/5/2021), keputusan itu akan menghasilkan pengurangan produksi model mobil yang menggunakan bahan bakar minyak sebesar 50 persen.

Meski tidak secara jelas mengungkapkan rencananya terhadap produksi kendaraan berbasis bahan bakar minyak, Hyundai menyatakan perusahaan terus mengaselerasi kendaraan ramah lingkungan misalnya yang berbasis hidrogen atau baterai.

Perusahaan otomotif Korea Selatan itu menambahkan bakal meningkatkan efisiensi mesin berbasis bahan bakar minyak pada model kendaraannya ke pasar negara berkembang.

Hyundai juga mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan pangsa pasar kendaraan listrik ke sejumlah negara antara lain Amerika Serikat, ropa, dan China dengan target menghasilkan kendaraan listrik secara total pada 2040.

Hyundai Motor Group, yang di dalamnya terdapat Hyundai Motor Co, Kia Corp, dan Genesis, menargetkan dapat menjual kendaraan listrik sebanyak 1 juta unit tiap tahun pada 2025 serta menguasai 10 persen pangsa pasar global.

“Hyundai telah menyetop produksi mesin berbasis bahan bakar minyak,” kata sumber tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik hyundai

Sumber : CNA

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top