Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditopang Kona EV, Penjualan Mobil Listrik Hyundai Tembus 300 Unit

Berdasarkan data Gabungan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), HMID sepanjang Januari – Februari 2021 telah mengimpor 323 unit Kona EV dan Ioniq EV. 
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 19 Maret 2021  |  18:16 WIB
Hyundai Ionic EV dalam Hyundai Track Day di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021).  - Bisnis/Dionisiono Damara
Hyundai Ionic EV dalam Hyundai Track Day di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). - Bisnis/Dionisiono Damara

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan bahwa kinerja penjualan dua model kendaraan listriknya, yakni Kona Electric dan Ioniq Electric telah mencapai lebih dari 300 unit sejak pertama kali diluncurkan. 

Makmur, Chief Operating Officer (COO) HMID, mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada 6 November 2020, penjualan kendaraan listrik Hyundai mencapai di atas 300 unit. Kona Electric tercatat menjadi penyumbang terbesar. 

“Ini sangat positif sekali. Kami surprise respons konsumen untuk kendaraan listrik [EV] bisa di atas 300 unit. Pembagiannya Kona 60 persen dan Ioniq 40 persen,” ujar Makmur di sela-sela gelaran Hyundai Track Day 2021 di Sentul, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). 

Menurut Makmur, tingginya popularitas Kona tidak terlepas dari segmen yang disasar model tersebut. Kona diketahui mengisi ceruk segmen mobil sport utility vehicle (SUV), sementara Ioniq masuk ke dalam segmen sedan. 

“Pengguna dari sedan ataupun dari SUV berbeda. Soal kenyamanan pasti lebih nyaman di sedan, tetapi bagi yang berjiwa muda itu untuk SUV,” pungkasnya. 

Sementara itu, berdasarkan data Gabungan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), HMID sepanjang Januari – Februari 2021 telah mengimpor 323 unit Kona EV dan Ioniq EV. 

Masih menurut data Gaikindo, total impor kendaraan Hyundai sepanjang dua bulan pertama tahun ini telah mencapai 612 unit. Artinya, Kona dan Ioniq menyumbang 52,7 persen dari keseluruhan impor perusahaan pada periode tersebut. 

Makmur menuturkan bahwa respons positif konsumen di Indonesia terhadap dua mobil listrik Hyundai tidak terlepas dari keunggulan yang ditawarkan. Ioniq, misalnya, didesain dengan pendekatan futuristik dan ergonomis. 

Sementara itu, Kona hadir dengan desain yang berani, progresif, dan berkepribadian petualang. Kona Electric diklaim telah menjadi ikon di segmennya lewat ramping dan canggih, tetapi tetap mempertahankan gaya khasnya yang kokoh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik hyundai Hyundai Kona
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top