Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Joe Biden Sebut 645.000 Armada Pemerintah AS Akan Diganti Mobil Listrik

Presiden Amerika Serikat Joe Biden baru-baru ini menyatakan seluruh armada operasional pemerintahannya akan beralih ke kendaraan listrik buatan AS.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  13:36 WIB
Cadillac Lyriq. Fajar era baru. Masa depan kelistrikan Cadillac, yang berakar pada inovasi lebih dari satu abad, dimulai dengan SUV tanpa kompromi yang terus maju dengan berani. Ketersediaan Cadillac Lyriq awal paruh pertama 2022.  - Foto Cadillac
Cadillac Lyriq. Fajar era baru. Masa depan kelistrikan Cadillac, yang berakar pada inovasi lebih dari satu abad, dimulai dengan SUV tanpa kompromi yang terus maju dengan berani. Ketersediaan Cadillac Lyriq awal paruh pertama 2022. - Foto Cadillac

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Joe Biden baru-baru ini menyatakan seluruh armada operasional pemerintahannya akan beralih ke kendaraan listrik buatan AS.

Menurut Federal Fleet Report, mobil dinas pemerintahan AS terdiri atas 645.000 kendaraan, yang mencakup 245.000 kendaraan federal, 173.000 kendaraan militer, dan 225.000 kendaraan kantor pos.

Joe Biden dalam pidato resminya bertajuk The Future America Made by America menuturkan langkah tersebut dinilai akan berdampak positif pada industri otomotif AS.

“Pemerintah Federal saat ini memiliki armada kendaraan yang besar, kami akan menggantinya dengan mobil listrik buatan Amerika oleh tenaga kerja Amerika. Ini akan menjadi mobilisasi dan investasi publik terbesar kedua setelah Perang Dunia kedua,” ujarnya.

Namun, Biden sama sekali tidak memerinci waktu eksekusi dari rencana tersebut. Dia juga tidak mengatakan merek mobil apa yang akan digunakan nantinya, serta tidak menyinggung pendanaan yang harus dikeluarkan pemerintah AS.

Rencana Biden untuk mengganti seluruh armada operasional AS menjadi mobil listrik merupakan salah satu janji yang diungkapnya saat masa kampanye.

“Biden akan membuat komitmen federal utama untuk membeli kendaraan bersih untuk armada federal, negara bagian, suku, pos, dan lokal,” tulis keterangan dari platform Biden.

Sementara itu, CEO General Motors (GM) Mary Barra mengatakan perusahaan akan mempercepat pengembangan kendaraan listrik baru ke pasar, serta mengumumkan langkah besar ke depan dalam pengembangan mobil swakemudi (self-driving).

GM telah mengatakan akan membawa setidaknya 20 kendaraan listrik baru ke pasar pada 2023. Dua di antaranya telah hadir, yaitu SUV Cadillac Lyriq yang akan dipasarkan pada 2022 dan pikap GMC Hummer EV akan memasuki pasar akhir 2021.

Barra mengatakan GM akan membawa EV ke pasar lebih cepat daripada yang diantisipasi semula, menyinggung kemitraan strategis dan investasi dalam teknologi karena telah memungkinkannya untuk mempercepat pengembangan produk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cadillac Joe Biden GMC Hummer EV
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top