Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ford, Mahindra Akhiri Pembicaraan Usaha Patungan. Ini Penyebabnya

Ford Motor Company dan Mahindra & Mahindra sepakat memutuskan untuk tidak melanjutkan pembicaraan usaha patungan otomotif yang diumumkan sebelumnya antara keduanya.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 02 Januari 2021  |  13:50 WIB
Logo Ford. Pabrikan mobil merek Amerika Serikat ini menyatakan akan bergerak cepat dengan dua strategi.  - Ford
Logo Ford. Pabrikan mobil merek Amerika Serikat ini menyatakan akan bergerak cepat dengan dua strategi. - Ford

Bisnis.com, JAKARTA - Ford Motor Company dan Mahindra & Mahindra sepakat memutuskan untuk tidak melanjutkan pembicaraan usaha patungan otomotif yang diumumkan sebelumnya antara keduanya.

"Keputusan ini menyusul berlalunya tanggal longstop atau kedaluwarsa, tanggal 31 Desember 2020 dari perjanjian definitif yang dibuat oleh organisasi pada Oktober 2019," Ford dalam keterangan resminya, Kamis (31/12/2020).

Ford menyatakan keputusan akhir tersebut didorong oleh perubahan mendasar dalam kondisi ekonomi dan bisnis global, sebagian disebabkan oleh pandemi global, selama 15 bulan terakhir. Perubahan tersebut memengaruhi keputusan terpisah oleh Ford dan Mahindra untuk menilai kembali prioritas alokasi modal masing-masing.

Ford mengatakan operasi independennya di India akan terus berlanjut. Perusahaan secara aktif mengevaluasi bisnisnya di seluruh dunia, termasuk di India, membuat pilihan dan mengalokasikan modal dengan cara yang memajukan rencana Ford untuk mencapai margin EBIT yang disesuaikan perusahaan sebesar 8 persen dan menghasilkan arus kas bebas yang disesuaikan secara konsisten dan kuat.

Rencana Ford menyerukan untuk mengembangkan dan menghadirkan kendaraan terhubung berkualitas tinggi, bernilai tinggi, dan semakin meningkat - kendaraan listrik yang semakin meningkat - serta layanan yang terjangkau untuk jangkauan pelanggan yang lebih luas dan menguntungkan bagi Ford.

Ford menyatakan perusahaan bergerak cepat dengan dua strategi.

Pertama, putar balik bisnis otomotifnya. Ford akan bersaing seperti penantang sambil menyederhanakan dan memodernisasi semua aspek perusahaan.

Kedua, tumbuh dengan memanfaatkan kekuatan yang ada, mendisrupsi bisnis otomotif konvensional, dan bermitra dengan pihak lain untuk mendapatkan keahlian dan efisiensi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ford Motor Aliansi Pabrikan Otomotif Mahindra
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top