Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Tahun di Indonesia, DFSK : Kita Mulai Era Mobil China

Eksistensi DFSK sebagai salah satu produsen kendaraan bermotor di Indonesia kini menginjak usia tiga tahun. Di usia baru seumur jagung ini, mereka berambisi membirukan langit otomotif melalui produk unggulan mereka.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  13:55 WIB
DFSK Glory i-Auto.  - DFSK
DFSK Glory i-Auto. - DFSK

Bisnis.com, JAKARTA – Eksistensi DFSK sebagai salah satu produsen kendaraan bermotor di Indonesia kini menginjak usia tiga tahun. Di usia baru seumur jagung ini, mereka berambisi membirukan langit otomotif melalui produk unggulan mereka.

Perjalanan DFSK di Indonesia resmi dimulai sejak peresmian pabriknya di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten pada 28 November 2017. Pabrik itu berdiri di atas lahan 20 hektar, dengan kapasitas maksimal produksi hingga 50.000 unit mobil setiap tahunnya.

Pabrik tersebut memiliki fasilitas yang lengkap untuk mendukung proses produksi kendaraan secara canggih. Fasilitas ini mencakup pemanfaatan teknologi robotik dari proses pencetakan, pengelasan, pengecatan, perakitan, hingga kontrol kualitas kendaraan.

DFSK memulai persaingan mereka di industri otomotif Indonesia melalui segmen sport utility vehicle (SUV) yang sedang tren. Dari segmen ini, mereka memasarkan sejumlah produk, seperti DFSK Glory 580, DFSK Glory 560, dan DFSK Glory i-AUTO yang seluruhnya diproduksi di pabrik DFSK Indonesia.

Managing Director PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan bahwa perusahaan akan terus memenuhi kebutuhan mobilitas berstandar tinggi bagi konsumen di Indonesia, yang diselaraskan dengan semangat perushaaan, yakni all for customers.

“Seluruh pencapaian dan aktivitas yang dilakukan DFSK selama 3 tahun ke belakang ini menjadi komitmen kami dalam mengembangkan ekosistem masyarakat yang lebih baik, melalui kendaraan-kendaraan yang berkualitas tinggi namun terjangkau,” ujar Franz beberapa waktu lalu.

Selain jajaran SUV, perushaaan turut menyemarakkan pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan kendaraan niaga ringan, yakni DFSK Super Cab. Tahun ini, perusahaan juga meluncurkan model baru, yaitu DFSK Gelora dengan model blind van.

Di sisi lain, konsumen DFSK juga bisa mendapatkan seluruh layanan purnajual secara lengkap dan mudah melalui 90 jaringan dealer resmi yang tersebar di berbagai kota-kota besar di Indonesia dengan standar pelayanan 3S (sales, service, spare part).

CEO DFSK Alexander Barus mengklaim merek mobil China bisa bersaing atau bahkan menggantikan posisi produk Jepang dan Korea di Indonesia. Menurutnya, mobil China memiliki standar kualitas kompetitif tetapi harganya lebih murah.

“Sampai tahun 80-an, Indonesia mencintai mobil Amerika dan Eropa. Mulai 1990-an, kita mencintai mobil Korea dan Jepang. Kami harapkan mulai 2000, kita mulai era mobil China,” ujarnya Alexander pada Maret 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil china DFSK
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top