Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PAL-V Liberty Jadi Mobil Terbang Komersial Pertama di Dunia

PAL-V Liberty, mobil terbang komersial pertama di dunia telah mendapatkan persetujuan untuk digunakan di jalan raya Eropa.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 02 November 2020  |  16:17 WIB
Mobil terbang PAL-V Liberty. Trik sukses membuat mobil terbang adalah memastikan desainnya sesuai dengan regulasi udara dan jalan raya.  - PAL/V Liberty
Mobil terbang PAL-V Liberty. Trik sukses membuat mobil terbang adalah memastikan desainnya sesuai dengan regulasi udara dan jalan raya. - PAL/V Liberty

Bisnis.com, JAKARTA - PAL-V Liberty, mobil terbang komersial pertama di dunia telah mendapatkan persetujuan untuk digunakan di jalan raya Eropa.

Mengutip Autocar, perusahaan mengatakan bahwa persetujuan tersebut telah membawa kendaraan, yang juga menjalani sertifikasi penerbangan dengan European Aviation Safety Agency (EASA) ini, selangkah lebih dekat untuk melakukan pengiriman.

CTO Personal Air and Land Vehicle (PAL-V) Mike Stekelenburg mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan pemegang otoritas jalan selama bertahun-tahun guna meraih pencapaian itu. Menurutnya, trik sukses membuat mobil terbang adalah memastikan desainnya sesuai dengan regulasi udara dan jalan raya.

"Kegembiraan yang dirasakan di tim sangat besar. Sangat menantang untuk membuat 'pesawat lipat' lulus semua tes masuk jalan," ujarnya.

Dengan selesainya tes masuk jalan Eropa, Liberty sekarang diizinkan di jalan-jalan di Eropa dengan pelat nomor resmi. Mobil terbang itu telah menjalani program uji berkendara secara ketat dan ekstensif yang dilakukan di trek uji sejak Februari 2020.

PAL-V awalnya mengumumkan harga untuk Liberty pada 2017 dan memamerkan mobil tersebut pada pameran motor Jenewa 2018. Saat itu, produsen menargetkan pengiriman ke pelanggan di seluruh dunia pada akhir 2018, tetapi terpaksa ditunda.

Perusahaan Belanda tersebut mengatakan bahwa sejak 2015 desain PAL-V Liberty telah melalui sertifikasi penerbangan dengan EASA, dan penyelesaiannya diharapkan terjadi pada 2022.

Sementara itu, sebelum 150 jam terakhir pengujian, ada 1.200 laporan pengujian yang harus diselesaikan perusahaan. Setelah itu, mereka dapat memulai pengiriman unit ke pelanggan.

Personal Air and Land Vehicle (PAL-V) didirikan pada 2008 oleh Robert Dingemanse dan John Bakker. Selain PAL-V, sejumlah pabrikan juga telah memulai pengembangan mobilitas udara, seperti Toyota, Hyundai, dan Bosch.

Hyundai Motor Company dan tiga mitranya telah mempercepat pengembangan Urban Air Mobility (UAM) dan bekerja sama untuk melakukan penerbangan uji. Mereka bersepakat untuk komersialisasi pada 2028.

Adapun Toyota menyatakan akan menanamkan modal senilai hampir US$ 400 juta di sebuah perusahaan dalam bidang komersialisasi mobil terbang listrik sebagai layanan transportasi udara yang cepat, tenang dan terjangkau.

Sementara itu, Bosch Automotive Electronics siap mendukung terwujudnya taksi udara pada 2030, melalui penyediaan teknologi sensor modern untuk mobil terbang. Bahkan, sebagian besar taksi udara itu akan mampu beroperasi tanpa pilot.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Teknologi Mobilitas Mobil Terbang
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top