Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Toyota Investasi US$ 400 Juta di Perusahaan Mobil Terbang

Perusahaan raksasa otomotif Jepang, Toyota, menyatakan akan menanamkan modal senilai hampir US$ 400 juta di sebuah perusahaan dalam bidang komersialisasi mobil terbang listrik sebagai layanan transportasi udara yang cepat, tenang dan terjangkau.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  16:56 WIB
Ilustrasi Mobil terbang - press.aeromobil.com
Ilustrasi Mobil terbang - press.aeromobil.com

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan raksasa otomotif Jepang, Toyota, menyatakan akan menanamkan modal senilai hampir US$ 400 juta di sebuah perusahaan dalam bidang komersialisasi mobil terbang listrik sebagai layanan transportasi udara yang cepat, tenang dan terjangkau.

Hal itu terungkap dalam pernyataan Toyota seperti yang dikutip dari The Star Online, Kamis (16/1/2020).

Investasi dalam Joby Aviation itu sejalan dengan rencana perusahaan produsen mobil tersebut untuk ekspansi ke sektor-sektor baru ketika industri berubah dengan cepat. Presiden Toyota Motor Corp, Akio Toyoda, berjanji untuk mengubah perusahaan dari produsen mobil ke perusahaan mobilitas.

“Transportasi udara telah menjadi tujuan jangka panjang bagi Toyota, dan sementara kami melanjutkan pekerjaan kami di bisnis mobil, perjanjian kerja sama ini akan membuat kami mengarahkan pandangan ke langit,” kata Toyoda dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan investasi.

“Melalui upaya yang baru dan menarik ini, kami berharap dapat memberikan kebebasan bergerak dan kesenangan kepada pelanggan di mana pun, di darat, dan sekarang, di langit.”

Didirikan pada tahun 2009, Joby Aviation saat ini sedang mengembangkan pesawat listrik empat penumpang yang dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal, seperti helikopter, meskipun memiliki beberapa rotor.

Perusahaan itu membayangkan pesawat sebagai moda transportasi komersial untuk mengangkut penumpang, bukan untuk dijual kepada perorangan.

Toyota mengatakan akan menawarkan keahlian dalam manufaktur, kontrol kualitas dan biaya untuk pengembangan dan produksi dalam pengembangan pesawat Joby. Salah satu Wakil Presiden Eksekutif Toyota, Shigeki Tomoyama, akan bergabung dengan dewan direksi Joby Aviation dan akan berperan aktif dalam menetapkan arah strategis.

Joby juga sudah memiliki kemitraan dengan perusahaan Uber untuk mengembangkan layanan taksi udara perkotaan.

Sementara itu, Toyota juga terus  mengembangkan investasinya ke bidang kendaraan terbang di tempat lain lewat investasi dalam proyek SkyDrive Jepang untuk mengembangkan mobil terbang terkecil di dunia.

Selain itu ada juga cabang usaha ke sektor lain. Pada Consumer Electronics Show di Las Vegas bulan Januari ini, Toyota mengumumkan rencananya untuk membangun “kota tenunan” di kaki Gunung Fuji yang akan dilengkapi dengan sel bahan bakar hidrogen dan juga infrastruktur jalan bagi kendaraan otonom juga yang akan disebut sebagai rumah pintar.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota industri otomotif
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top