Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permintaan Agak Turun, Honda Prospect Motor Siapkan Rencana Aksi

Aktivitas manufaktur di fasilitas Honda Prospect Motor masih berjalan normal. Pabriknya di Karawang memproduksi model Brio, termasuk untuk eskpor.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  19:04 WIB
Tampilan model Honda Brio Satya - Dok./Honda Prospect Motor.
Tampilan model Honda Brio Satya - Dok./Honda Prospect Motor.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) mengaku sudah menyiapkan rencana aksi atau action plan untuk fasilitas produksinya di Indonesia dalam rangka menghadapi dampak dari pandemi virus corona (Covid-19).

Sayangnya, pihak HPM masih enggan membeberkan rincian rencananya tersebut. Hanya saja HPM memastikan pihaknya bakal mengikuti semua anjuran pemerintah terkait pandemi Covid-19.

"Situasi berubah setiap saat yah, Yang pasti kami sudah siapkan action plan untuk mengantisipasi kondisi terkini dengan mengikuti anjuran-anjuran dari pemerintah," kata Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy kepada Bisnis, Sabtu (28/3/2020).

Dia mengatakan hingga saat ini aktivitas produksi mobil di pabrik milik PT HPM masih berjalan normal. Diketahui Honda memiliki pabrik di Karawang, yang memproduksi mobil model Brio.

"Sekarang ini kami masih produksi memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Namun tentunya akan kami sesuaikan mengikuti kondisi terkini nanti," ucap Billy.

Billy mengaku ada penurunan permintaan mobil Honda akibat dari pandemi Covid-19. Namun, lanjut Billy, pihaknya masih terus memantau kondisi terkini dan bakal melakukan sejumlah langkah antisipasi.

"Permintaan memang cenderung menurun belakangan ini. Namun masih kami monitor dulu seberapa besarnya. Action plan untuk penyesuaian permintaan sudah kami siapkan bila diperlukan nanti," papar Billy.

Di sisi lain, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan bahwa fasilitas pabriknya sudah mengurangi skala produksi kendaraan roda empat Toyota.

"Produksi sudah berkurang bertahap sejak minggu lalu sudah kurang dari 50 persen," kata Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azzam kepada Bisnis, Sabtu (28/3/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur otomotif honda Virus Corona
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top