Mobil Pertama di Dunia Kini Bisa Dilihat di Museum Nasional Indonesia

Sebagai mobil pertama di dunia, Benz Patent-Motorwagen menjadi simbol kepioniran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Februari 2020  |  08:37 WIB
Mobil Pertama di Dunia Kini Bisa Dilihat di Museum Nasional Indonesia
Replika Benz Patent-Motorwagen yang diserahkan kepada Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (9/2/2020) - ANTARA/Arindra Meodia.

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Indonesia, khususnya di sekitar Ibu Kota Jakarta, kini bisa melihat langsung replika mobil pertama di dunia, Benz Patent-Motorwagen (Mobil Benz Patent Motor).

Pasalnya, prototipe kendaraan dari abad ke-19 itu tersedia di Museum Nasional Indonesia. Mercedes-Benz Indonesia menyerahkan replika mobil pertama di dunia itu kepada Museum Nasional Indonesia dalam rangka perayaan 50 tahun kehadiran Mercedes-Benz di Indonesia, kemarin, Sabtu (8/2/2020).

Pada 29 Januari 1886, Carl Benz mengajukan paten kendaraan bermotor roda tiga yang diciptakannya untuk pertama kali di Berlin. Sejak saat itu, hari bersejarah tersebut ditetapkan secara resmi sebagai hari kelahiran sebuah mobil.

Sebagai mobil pertama di dunia, Benz Patent-Motorwagen menjadi simbol kepioniran. Tenaga Benz Patent-Motorwagen bersumber dari mesin 954cc satu silinder empat langkah.

Desain kendaraan tersebut sudah memiliki sebagian besar mesin kendaraan internal saat ini, termasuk kruk as (crankshaft) dengan penyeimbang, pengapian listrik dan pendinginan air. Unit ini dapat menghasilkan tenaga maksimal sebesar 0,55 kW pada 400/menit.

Fitur khas lainnya adalah bak mesin terbuka, katup pembuangan yang dioperasikan oleh cakram cam, pelatuk klep dan pushrod, serta menggunakan sistem pelumas tetes. Rancangan Benz pada saat itu menggunakan roda yang sangat besar terpasang secara horizontal pada sasis, khawatir efek giroskopik dari pemasangan secara vertikal akan mengganggu kemudi dan stabilitas kendaraan.

Campuran bahan bakar dengan udara diproses melalui "permukaan" atau karburator penguapan, sebuah rancangan Benz lainnya yang juga berfungsi sebagai tangki bahan bakar 4,5 liter. Kendaraan itu membutuhkan sekitar 10 liter bensin untuk setiap 100 kilometer perjalanan.

President Director PT Mercedez-Benz Distribution Indonesia Choi Duk Jun mengatakan pihaknya memiliki sejarah panjang di Indonesia. 

Benz Victoria Phaeton, produk yang diciptakan Carl Benz setelah dia mengembangkan mobil pertamanya, Benz Patent-Motorwagen, telah tiba di Jawa pada 1894. Mobil tersebut dimiliki oleh Sultan Soerakarta -- sekarang Solo -- Pakoe Boewono X.

"Mercedez-Benz ada di sini sejak 1970, namun jauh dari itu, Sultan Surakarta telah menggunakan mobil Benz sejak 1894, sehingga bisa dikatakan Indonesia menjadi negara pioner dalam otomotif. Dengan histori ini, mobil ini layak untuk berada di Indonesia. Kami menanti 50 tahun ke depan, semoga mobil ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda," lanjut dia.

Mulai dari tanggal 8 hingga 15 Februari 2020, replika mobil Benz Patent-Motorwagen akan dipajang dalam pameran sementara yang bertajuk 'Perjalanan menuju 50 tahun kesuksesan Mercedec-Benz di Indonesia' di Museum Nasional Indonesia.

"Penyerahan ini membawa ide bahwa kami harus melakukan sesuatu untuk Museum Nasional, yang sebagian besar menunjukkan arkeologi. Penyerahan ini memberi ide untuk bisa memulai sejarah modern, mungkin bisa kita mulai dengan sejarah transportasi," ujar Direktur Jenderal Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mercedez benz, museum nasional

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top