5 Tahun TMMIN Produksi Sedan, 63% Diekspor

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyebutkan 63% produksi sedan Vios dan hatchback Yaris dikirimkan ke luar negeri selama 5 tahun terakhir. Model sedan dan hatchback itu dikapalkan ke kawasan Asean dan Timur Tengah.
5 Tahun TMMIN Produksi Sedan, 63% Diekspor Thomas Mola | 29 Mei 2019 14:40 WIB
5 Tahun TMMIN Produksi Sedan, 63% Diekspor
Pekerja di Pabrik Toyota Karawang 2. - TMMIN

Bisnis.com, JAKARTA--PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyebutkan 63% produksi sedan Vios dan hatchback Yaris dikirimkan ke luar negeri selama 5 tahun terakhir. Model sedan dan hatchback itu dikapalkan ke kawasan Asean dan Timur Tengah.

Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam mengatakan, tahun ini merupakan tahun ke-5 bagi TMMIN memproduksi Vios dan Yaris secara lokal. Sebelumnya, kedua model itu didatangkan dari Thailand.

“Produksi lokal model sedan merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan impor kendaraan utuh sekaligus aktif berperan di pasar ekspor sehingga dapat memberi sumbangsih kepada terciptanya keseimbangan neraca perdagagan terutama di sektor otomotif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (30/5/2019).

Produksi lokal Vios dan Yaris merupakan realisasi dari komitmen Toyota untuk memberikan sumbangsih bagi perkembangan industri otomotif nasional melalui substitusi impor dan ekspansi ekspor. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor produk otomotif di kawasan Asia Pasifik.

Selama 5 tahun berjalan, hingga April 2019, TMMIN telah memproduksi Vios dan Yaris sebanyak lebih dari 257.200 unit baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Sebanyak 94.750 unit atau 37% Vios dan Yaris telah diproduksi untuk memenuhi permintaan konsumen dalam negeri. Sedangkan sebanyak 162.530 unit atau 63% Vios dan Yaris telah dikapalkan ke 13 negara di kawasan Asean dan Timur Tengah.

Untuk memulai proyek produksi lokal Vios dan Yaris pada 2014, Toyota menggelontorkan investasi sebesar Rp2,5 triliun. Selain investasi, lokalisasi dan ekspor Vios dan Yaris memberikan efek domino bagi rantai suplai industri otomotif Indonesia.

Tercatat sebanyak 63 pemasok lapis pertama terlibat dalam kegiatan produksi serta ekspor 2 model kendaraan ini. Tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) Vios/Yaris kini telah mencapai 75%.

“Hal ini juga membuktikan industri otomotif nasional memiliki daya saing yang tinggi dan dipercaya menjadi produsen salah satu model yang banyak diminati di pasar global,” tambah Bob.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ekspor Toyota, Ekspor Mobil, Toyota Vios

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top