Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nissan Bantah Akan Tinjau Kemitraan dengan Renault

Nissan Motor menyatakan bahwa CEO perusahaan, Hiroto Saikawa, tidak pernah menyebutkan jika mereka akan meninjau kemitraan ekuitas dengan aliansinya, Renault, dilansir Reuters, Senin (26/11/2018).
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 27 November 2018  |  05:00 WIB
President and CEO Nissan Hiroto Saikawa berbicara pada konferensi pers setelah media Jepang melaporkan bahwa Chairman Nissan Carlos Ghosn ditangkap di Yokohama, Senin (19/11/2018). - REUTERS
President and CEO Nissan Hiroto Saikawa berbicara pada konferensi pers setelah media Jepang melaporkan bahwa Chairman Nissan Carlos Ghosn ditangkap di Yokohama, Senin (19/11/2018). - REUTERS

Bisnis.com, TOKYO - Nissan Motor menyatakan bahwa CEO perusahaan, Hiroto Saikawa, tidak pernah menyebutkan jika mereka akan meninjau kemitraan ekuitas dengan aliansinya, Renault, dilansir Reuters, Senin (26/11/2018).

Harian bisnis Jepang, Nikkei, mengutip kata-kata Saikawa kepada karyawannya yang mengatakan "hubungan Nissan dengan Renault tidak atas dasar yang sama", sehingga memicu rumor hubungan yang kurang baik dengan Renault.

Padahal Renault memiliki 43% saham Nissan, sedangkan Nissan memiliki saham 15% di Renault.

Seorang juru bicara Nissan mengatakan, Saikawa menuding adanya konsentrasi kekuasaan yang berlebihan pada 1 orang, yakni Carlos Ghosn, yang merupakan CEO dan pimpinan Renault, kendati ia telah dilengserkan dari kursi pimpinan Nissan.

Namun ungkapan Saikawa itu justru membuat anggota dewan Renault dan Nissan tidak nyaman untuk saling berkomunikasi secara langsung, di tengah-tengah kasus Ghosn, kata juru bicara itu, demikian Reuters.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Carlos Ghosn Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top