Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ghosn Sebut Aliansi Renault-Nissan Kena Hukuman Lebih

Mantan Pimpinan Nissan Motor, Carlos Ghosn menyatakan bahwa aliansi Renault-Nissan kini kehilangan sosok pemimpin yang dapat menyatukan perusahaan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  15:00 WIB
Carlos Ghosn, Ketua dan CEO Aliansi Renault-Nissan, bereaksi pada konferensi pers di Paris, Prancis, 15 September 2017. - REUTERS
Carlos Ghosn, Ketua dan CEO Aliansi Renault-Nissan, bereaksi pada konferensi pers di Paris, Prancis, 15 September 2017. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Pimpinan Nissan Motor, Carlos Ghosn menyatakan bahwa aliansi Renault-Nissan kini kehilangan sosok pemimpin yang dapat menyatukan perusahaan.

"Ada masalah kepercayaan dalam aliansi. Secara pribadi, saya menemukan hasil yang menyedihkan dari Nissan dan Renault. Saat ini, tidak ada lagi manajemen yang nyata antara Renault dan Nissan," katanya kepada surat kabar Le Parisien yang dikutip dari Reuters, Senin (20/7/2020).

Ghosn membandingkan penurunan harga saham dari November 2018 hingga Juni 2020, dengan pesaing terdekatnya yakni General Motors Co, dan Toyota Motor Corp masing-masing hanya berkisar 12 persen dan 15 persen. Sedangkan Nissan dan Renault masing-masing harus menanggung sebanyak 55 persen dan Renault 70 persen.

"Semua pabrikan ini menghadapi krisis Covid-19 yang sama, tetapi Renault dan Nissan dihukum lebih dari yang lain," katanya. Ghosn meninggalkan Jepang pada Desember, menumpang pesawat jet yang melarikannya ke Lebanon.

Ghosn diperiksa di Lebanon pada Januari. Dia mengatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan proses peradilan Lebanon.

Selain itu, jaksa penuntut Prancis, juga meningkatkan penyelidikan atas dugaan penyelewengan dana oleh Ghosn di Renault dan memanggilnya di Prancis pada 13 Juli, tetapi ia tidak hadir.

"Ada kendala teknis. Paspor saya ada di tangan jaksa agung di Lebanon, karena Jepang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk saya," kata Ghosn.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top