Mitsubishi Fuso Targetkan Kontribusi Truk Medium 10%

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menargetkan kontribusi penjualan truk medium sebesar 10% dari total penjualan retail hingga akhir tahun ini. Penopang utama penjualan kendaraan komersia Mitsubishi masih berasal dari kelas light duty melalui Colt Diesel.
Thomas Mola | 03 Oktober 2018 01:15 WIB
Mitsubishi Fuso Fighter. - Bisnis.com/Yudi Supriyanto

Bisnis.com, JAKARTA—PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menargetkan kontribusi penjualan truk medium sebesar 10% dari total penjualan retail hingga akhir tahun ini. Penopang utama penjualan kendaraan komersia Mitsubishi masih berasal dari kelas truk ringan melalui Colt Diesel.

Direktur Sales & Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono mengatakan, penjualan retail truk medium hingga Agustus 2018 sebanyak 19.000 unit, naik 44,89% dibandingkan dengan tahun lalu yang sebanyak 13.113 unit.

Pada 8 bulan pertama tahun ini, KTB melalui Mitsubishi Fuso mencatatkan penjualan retail sebanyak 3.691 unit. Jumlah ini naik jika dibandingkan dengan realisasi penjualan pada 8 bulan pertama 2017 yang sebanyak 2.342 unit.

"Kelasnya Fuso untuk yang medium duty ini tumbuh 57,6% dibandingkan tahun lalu. Targetnya kelas medium duty ini berkontribusi sebesar 9% sampai 10%. Kami paling besar masih di light duty yang bisa 90% hingga 91%," ujarnya kepada Bisnis, Senin (1/10) malam.

Duljatmono menuturkan, dengan pertumbuhan penjualan retail yang positif, Mitsubishi juga meningkatkan pangsa pasarnya pada kelas truk medium. Hingga Agustus 2018, klaimnya, Mitsubishi memiliki pangsa pasar sebesar 19,4%, naik dari sebanyak 17,9% pada periode yang sama tahun lalu.

Dia menjelaskan, pendorong pertumbuhan penjualan ritel truk medium ialah meningkatnya permintaan dari sektor infrastruktur, perkebunan, tambang dan logistik. Permintaan dari sektor logistik menurutnya cukup besar tetapi masih kalah jika dibandingkan dengan tiga sektor lainnya yang sudah tumbuh sejak awal 2018.

"Sudah sejak awal tahun sudah naik permintaannya dari sektor infrastruktur, komoditas terutama minyak sawit dan tambang batu bara. Ketiga ini ditambah logistik, tapi logistik bergerak flat," tambahnya.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjulan retail Mitsubishi Fuso hingga Agustus 2018 sebanyak 32.341 unit, naik 25,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian itu membuat pangsa pasar Mitsubishi Fuso naik dari 3,8% menjadi 4,3% terhadap total penjualan industri kendaraan bermotor nasional yang sebanyak 759.167 unit.

Gaikindo juga membagi kategori truk dalam tiga kelas yakni kelas GVW 5-10 ton, GVW 10-24 ton, dan GVW > 24 ton. Hingga Agustus 2018 penjualan ritel truk tercatat sebanyak 70.048 unit, naik 29% jika dibandingkan dengan periode yang sama 2017.

Tag : Mitsubishi Fuso
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top