Kendaraan Niaga Diproyeksi Topang 20% Pasar Otomotif

Pertumbuhan penjualan kendaraan komersial diyakini bakal berkontribusi besar untuk mencapai target penjualan kendaraan bermotor mobil 1,1 juta unit tahun ini. Pangsa kendaraan komersial diproyeksi tetap berada di atas 20% hingga akhir tahun ini.
Thomas Mola | 04 Juli 2018 20:50 WIB
Mitsubishi Fuso Fighter. - Bisnis.com/Yudi Supriyanto

Bisnis.com, JAKARTA—Pertumbuhan penjualan kendaraan komersial diyakini bakal berkontribusi besar untuk mencapai target penjualan kendaraan bermotor mobil 1,1 juta unit tahun ini. Pangsa kendaraan komersial diproyeksi tetap berada di atas 20% hingga akhir tahun ini.

Kukuh Kumara, Sekretaris Umum (Sekum) Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), mengatakan pada 2017/2108 kendaraan komersial tumbuh signifikan. Permintaan truk, jelasnya, datang dari sektor infrastruktur, pertambangan, dan perkebunan yang menandakan adanya aktivitas ekonomi yang mulai membaik.

“Salah satu yang tinggi [truk] 24 ton ke atas, indikasinya ialah bukan main-main, ada suatau gerakan ekonomi, ada kebutuhan truk berat muncul seperti dari tambang batu bara, perkebunan sawit hingga infrastruktur,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (4/07).

Kukuh berpendapat banyaknya proyek infrastruktur yang masih sedang dikerjakan akan membuat permintaan truk akan tetap tumbuh. Selain itu, meningkatkan belanja daring juga melahirkan permintaan kendaraan pikup sehingga segmen kendaraan komersial diharapkan berkontribusi di atas 20% untuk total penjualan.

“Kami harapkan tetap tumbuh karena banyak proyek belum selesai dan ada juga dari distribusi barang,” tambahnya.

Pada tahun ini Gaikindo menargetkan penjualan kendaraan bisa menyentuh angka 1,1 juta unit. Selama 2 tahun terakhir, realisasi penjualan kendaraan di Tanah Air terdata sebanyak 1,06 juta unit pada 2016 dan 1,07 juta unit pada 2017.

Adapun, penjualan kendaraan yang sempat menyentuh angka 1,2 juta unit terjadi pada 2014. Kala itu kendaraan komesial berkontribusi terhadap penjualan sebesar 27,2% dari total penjualan.

Mengutip data Gaikindo, hingga Mei 2018, penjualan kendaraan komersial tercatat tumbuh 15,72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Secara tahunan penjualan truk tercatat tumbuh di atas dua digit sementara pikap cenderung stabil.

Gaikindo mencatat penjualan ritel truk secara akumulatif hingga Mei 2018 mencapai 43% (y-t-d), sementara pikup hanya 2% (y-t-d). Namun, dari sisi jumlah unit penjualan pikup lebih banyak yakni mencapai 68.564 unit, sementara truk sebanyak 50.797 unit.

Tag : Penjualan Mobil, Kendaraan Niaga
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top