April 2018, Mitsubishi Kembali Pacu Pasokan Truk ke Diler

Aktivitas pembangunan infrastruktur, komoditas, dan Lebaran menjadi pendorong peningkatan penjualan ke diler kendaraan niaga truk Mitsubishi sepanjang empat bulan pertama tahun ini.
Yudi Supriyanto | 21 Mei 2018 11:50 WIB
Mitsubishi Colt Diesel FE 73 HD 6 Ban. - Mitsubishi

Bisnis.com, JAKARTA—Aktivitas pembangunan infrastruktur, komoditas, dan Lebaran menjadi pendorong peningkatan penjualan ke diler kendaraan niaga truk Mitsubishi sepanjang empat bulan pertama tahun ini.

Duljatmono, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, mengungkapkan bahwa permintaan terhadap kendaraan niaga truk baik light truck maupun medium duty truck masih terus berlanjut.

Kondisi tersebut membuat perusahaan melakukan penjualan ke diler lebih tinggi pada empat bulan pertama tahun ini. Mitsubisi tercatat menjadi yang terbanyak dalam melakukan penjualan ke diler kendaraan niaga light truck pada Januari—April 2018.

Demand-nya masih lanjut dari tahun lalu,” kata Duljatmono kepada Bisnis, Sabtu (19/5/2018).

Dia menjelaskan, permintaan kendaraan niaga truk – baik itu light dan medium - terdorong oleh permintaan sawit yang cukup baik. Kemudian, infrastruktur dan batu bara sebagai pendorong permintaan juga masih berlanjut seperti tahun lalu.

Tidak hanya kedua faktor tersebut, masa-masa menjelang lebaran juga membuat permintaan kendaraan niaga truk dari sektor logistik mengalami peningkatan.

“Baik terhadap light truck and medium duty disebabkan dorong permintaan sawit yang masih cukup baik, infrastruktur dan batu bara sebagai tambahan demand, masih berlanjut seperti tahun lalu. Plus permintaan sektor logistik menjelang lebaran,” katanya.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, wholesales truk ringan diesel Mitsubishi mencapai 17.091 unit sepanjang empat bulan pertama tahun ini. Penjualan tersebut lebih tinggi 40,92% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, 12.128 unit.

Penjualan ke diler kendaraan niaga light truck dengan logo tiga berlian tersebut terus menunjukkan peningkatan sejak Januari 2018.

Tercatat, wholesales truk ringan diesel Mitsubishi sebanyak 3.886 unit pada bulan pertama, naik menjadi 3.944 pada Febuari 2018, 4.599 unit pada bulan berikutnya, dan kembali naik pada menjadi 4.662 unit pada April 2018.

Sementara pada segmen medium, penjualan ke diler truk diesel Mitsubishi mencapai 618 unit dari Januari sampai April 2018, lebih tinggi 50 unit dibandingkan dengan wholesales periode yang sama tahun lalu.

Adapun penjualan truk berat Mitsubishi pada empat bulan pertama tahun ini mencapai 1.517 unit. Penjualan ke diler tersebut lebih tinggi 990 unit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, pasar kendaraan niaga truk mengalami peningkatan pada Januari-April 2018 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni dari 27.989 unit menjadi 38.976 unit.

Kendaraan niaga truk ringan masih menjadi yang terbanyak dibandingkan dengan tipe lainnya, yakni 27.134 unit. Sementara segmen medium dan berat masing-masing tercatat 4.119 unit dan 7.723 unit pada Januari—April 2018.

Tag : Truk Berat, Truk Mitsubishi
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top