Impor Mobil CBU Melaju, Ini Tanggapan Toyota

PT Toyota-Astra Motor meningkatkan impor kendaraan bermotor mobilnya secara utuh pada kuartal pertama tahun ini lantaran terdapat peningkatan permintaan pada model-model tertentu.
Yudi Supriyanto | 23 April 2018 09:20 WIB
Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—PT Toyota-Astra Motor meningkatkan impor kendaraan bermotor mobilnya secara utuh pada kuartal pertama tahun ini lantaran terdapat peningkatan permintaan pada model-model tertentu.

Dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), impor kendaraan utuh kendaraan Toyota pada kuartal pertama tahun ini mencapai 6.663 unit atau lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni 4.609 unit.

Pada bulan lalu, impor kendaraan Toyota mencapai 2.663 unit atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama 2017, yakni 1.844 unit.

Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto, menuturkan, peningkatan impor kendaraan Toyota pada kuartal pertama tahun ini dapat terjadi lantaran terdapat peningkatan pasokan seperti Voxy.

Oleh karena itu, lanjutnya, peningkatan impor dilakukan dalam rangka pemenuhan outstanding order atau surat pemesanan kendaraan (SPK).

“Ada peningkatan pasokan seperti Voxy, dalam rangka pemenuhan outstanding order/SPK, dan beberapa model CBU lainnya karena perkenalan produk baru juga seperti Alphard,” katanya, Minggu (22/4/2018).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil CBU, Toyota CH-R

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top