Ingin Pertahankan Dominasi Sedan Medium, Toyota Rilis New Camry

PT Toyota Astra Motor ingin mempertahankan dominasi di segmen sedan medium dengan meluncurkan Toyota New Camry yang ditargetkan terjual 2.000 unit tahun ini, atau naik sekitar 20% dari capaian tahun lalu sebanyak 1.668 unit
Lingga Sukatma Wiangga | 02 April 2015 00:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—PT Toyota Astra Motor ingin mempertahankan dominasi di segmen sedan medium dengan meluncurkan Toyota New Camry yang ditargetkan terjual 2.000 unit tahun ini, atau naik sekitar 20% dari capaian tahun lalu sebanyak 1.668 unit.

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), setidaknya sejak 2010 jagoan Toyota di kelas sedan medium tersebut selalu menjadi pemimpin pasar. Pada 2010 dari total pasar sedan medium yang mencapai 6.769 unit, Camry berkontribusi 2.484 unit atau sekitar 36,7%.

Pada 2011 total pasar medium sedan mencapai 6.192 dengan penjualan Camry mencapai 2.005 unit atau sekitar 32,4%. Pada 2012 penjualan medium sedan sebanyak 7.302 dengan sumbangsih Camry 2.744 unit atau sebesar 37,6%.

Setahun berikutnya jumlah penjualan segmen medium sedan 7.324 unit sedangkan Camry mencapai 2.603 unit atau setara 35,5%. Tahun lalu total pasar medium sedan mencapai 5.262 dengan penjualan Camry setara 31,7%.

Sedangkan pada Januari-Februari 2015 penjualan Camry hanya lima unit karena pengurangan pasokan ke pasar menjelang peluncuran produk baru. Di sisi lain jumlah penjualan sedan medium pada periode yang sama mencapai 640 unit.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Rahmat samulo mengatakan, target tersebut merupakan jumlah yang realistis untuk dicapai meski pasar otomotif tengah menghadapi pelambatan ekonomi.

Optimisme Toyota dalam meraih target penjualan New Camry tersebut tak terlepas dari fitur yang ditambahkan. Selain itu, ujar Samulo, segmen sedan medium pasarnya cenderung stabil karena harga yang ditawarkan.

Dia mencontohkan, harga segmen sedan di kelas small atau mini yang lebih murah dari sedan medium cenderung sama dengan segmen lain semisal sport utility vehicle (SUV).

“Kalau bicara segmen tidak lepas dari harga. Segmen di bawah sedan medium saingannya banyak seperti SUV sehingga kanibalisme konsumen karena harga yang tidak jauh berbeda itu ada,” katanya, seperti dikutip Bisnis.com, Rabu (1/4/2015).

Samulo pun mengklaim, meski total pasar sedan medium sejak tahun lalu melemah posisi Camry tetap kuat. Simpul dia, hal itu terlihat dari penjualan Camry yang sejak 1998 hingga tahun lalu telah mencapai 27.266 unit. Dia menilai jumlah tersebut tergolong banyak untuk kelas sedan medium.

Edisi terbaru Camry tersebut dikeluarkan dalam tiga varian. Varian tertinggi adalah 2.5 Hybrid AT yang dibanderol Rp744,5 juta, varian 2.5 V AT dengan harga Rp580 juta dan 2.5 G AT seharga Rp545,3 juta on the road Jakarta.

Samulo menambahkan, harga tersebut memiliki selisih Rp12 juta hingga Rp19 juta dari Camry generasi sebelumnya.

"Kenaikan tersebut lebih karena spesifikasi yang bertambah. Walaupun memang ada kontribusi kenaikan dari exchange rate sebesar 15%," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
otomotif, toyota, toyota camry

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top