Percepat Mobilitas Otonom, BMW Dukung Inisiatif Apollo Baidu

BMW Group dan Baidu siap memulai kolaborasi dalam pengembangan kendaraan otonom di China, menyusul penandatangan naskah kesepahaman kedua perusaan, Selasa (10/7/2018).
Fatkhul Maskur | 12 Juli 2018 12:10 WIB
Ya-Qin Zhang, Presiden Baidu; dan Klaus Frhlich, Anggota Dewan Manajemen BMW AG. - BMW Group

Bisnis.com, BERLIN - BMW Group dan Baidu siap memulai kolaborasi pengembangan mobilitas otonom di China, menyusul penandatangan naskah kesepahaman kedua perusaan, Selasa (10/7/2018).

Penandatangan kesepahaman itu ditandatangani oleh pimpinan kedua perusahaan di sela-sela kunjungan Perdana Menteri China Li Keqiang ke Jerman pada 10 Juli untuk bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Berdasarkan kesepahaman tersebut, BMW akan akan bergabung dengan Apollo, platform mengemudi otonom terbuka oleh Baidu. BMW akan masuk sebagai anggota dewan.

Apollo adalah platform terbuka yang menyediakan solusi komprehensif, aman, dan andal yang mendukung semua fitur utama dan fungsi kendaraan otonom. Sejak diluncurkan pada Juli 2017, Apollo telah mempertemukan 118 mitra global di industri otomotif dan teknologi.

Kesuksesan Apollo dibangun di atas komitmennya untuk memungkinkan pengembang dan mitra untuk mempercepat laju inovasi dengan membuka kemampuan dan berbagi sumber daya.

Penandatangan naskah kerja sama pengembangan kendaraan terhubung ini menandai kolaborasi lanjutan antarkeduanya pada memajukan ekosistem pengendaraan otonom.

“BMW Group dan Baidu memiliki sejarah panjang bekerja sama dalam memajukan teknologi mengemudi otonom, dan kami telah mempertahankan hubungan yang kuat selama bertahun-tahun," ujar Ya-Qin Zhang, Presiden Baidu.

BMW dan Baidu telah aktif mengeksplorasi kendaraan cerdas sejalan dalam visi mengemudi otonom masa depan.

“Kami berharap kerja sama yang mendalam ini akan membawa pengalaman produk yang cerdas dan nyaman bagi konsumen China. Tujuan kami adalah untuk mempercepat pengembangan teknologi mengemudi otonom yang sejajar dengan pasar China,” tambahnya.

Klaus Fröhlich, Anggota Dewan Manajemen BMW AG untuk Pengembangan, mengatakan bahwa ikatan yang kuat antara para pemimpin otomotif dan teknologi adalah kunci untuk sukses dalam maraton menuju mengemudi otonom.

"Kami berusaha untuk sebuah standar teknologi yang konsisten secara global untuk mengatasi perbedaan regional saat ini mengenai kecepatan implementasi dan kerangka peraturan.

"Dengan bergabungnya BMW Group dan Baidu, kami dapat secara signifikan mempercepat penyelarasan persyaratan khusus dan pendekatan teknologi untuk mengubah visi mengemudi otonom menjadi kenyataan bagi pelanggan China sesegera mungkin.”

BMW Group sedang mengembangkan platform mengemudi otonom dengan solusi teknologi untuk Level 3 hingga Level 4/5 (mengemudi sangat otomatis sepenuhnya), serta untuk sistem bantuan mengemudi tingkat lanjut (Level 2).

Solusi mengemudi otonom yang terukur ini sedang dikembangkan dengan teknologi dan mitra OEM yang menyumbangkan pengetahuan, sumber daya dan aset kekayaan intelektual untuk konsep state-of-the-art.

Tag : BMW i8, Mobil Otonom, Baidu, Inc.
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top