Suzuki Torehkan Kinerja Memuaskan, Begini Capaiannya di 2017

Jajaran manajemen PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS), agen pemegang merek kendaraan dari roda dua, roda empat hingga mesin tempel (outboard motor/OBM), melaporkan pencapaian kinerja penjualan sepanjang 2017.
Yusran Yunus | 08 Maret 2018 09:34 WIB
Jajaran manajemen SIS saat memaparkan kinerja penjualan Suzuki untuk semua lini bisnis 2017, Rabu (7/3 - 2018)

Bisnis.com, JAKARTA - Jajaran manajemen PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), agen pemegang merek kendaraan dari roda dua, roda empat hingga mesin tempel (outboard motor/OBM), melaporkan pencapaian kinerja penjualan sepanjang 2017.

Para eksekutif SIS memaparkan pencapaian kinerja 2017 dan apa yang akan dilakukan sepanjang 2018.

Hal itu berlangsung dalam sesi tanya jawab dengan ratusan awak media pada acara Suzuki Media Gathering 2018 di kawasan Sudirman Central Business Districk (SCBD), Rabu (7/3/2018) sore hingga malam hari.

"Kerja keras seluruh jajaran manajemen SIS membuahkan hasil yang menggembirakan pada 2017. Terutama di lini mobil (4W), penjualan wholesales [pabrik ke diler] melonjak hingga 20% menjadi 111.660 unit pada 2017 dari sebelumnya pada 2016 hanya 92.950 unit. Capaian ini melampaui penjualan wholesales mobil nasional
yang hanya tumbuh 1,6%. Pangsa pasar wholesales Suzuki pun naik dari 8,75% menjadi 10,35%," kata 4W Deputy Managing Director PT SIS, Setiawan Surya.

Tidak hanya wholesales, kinerja menggembirakan juga tergambar di penjualan ritel yang tumbuh 9,5% dari hanya 97.872 unit menjadi 107.185 unit. Berbeda jauh dengan kenyataan yang terjadi secara nasional, penjualan ritel turun 0,4%.

"Di tengah pelemahan pasar ritel mobil nasional, pangsa pasar Suzuki malah naik dari 9,1% pada 2016 menjadi 10,02%," tutur Setiawan.

Setiawan menjelaskan hasil positif yang diraih Suzuki tidak terlepas dari kehadiran beberapa model baru yaitu SUV urban Ignis, Suzuki Baleno dan Suzuki New SX4 S-Cross. Juga adanya dominasi di segmen pikap kecil dengan peluncuran Suzuki Carry New Pick Up, serta peluncuran low multipurpose vehicle (LMPV) Suzuki Ertiga Diesel Hybrid.

"Pertumbuhan penjualan Suzuki Ertiga yang fantastis juga sangat menopang kinerja penjualan Suzuki," ujarnya.

Di sektor sepeda motor (2W), pencapaian Suzuki tidak kalah mentereng dibandingkan roda empat alias mobil. Sales & Marketing 2W Department Head SIS, Yohan Yahya mengatakan di saat pasar roda dua secara nasional turun 0,8%, motor Suzuki membukukan penjualan tertinggi sebesar 27%. Wholesales naik 1,2% dari sebelumnya 56.284 unit menjadi 72.191 unit dengan pangsa pasar 1,2%.

"Bagi kami, 2017 adalah tahun kebangkitan Suzuki. Capaian itu tidak terlepas dari kehadiran beberapa model baru yakni GSX-R150, GSX-S150, Suzuki New Smash F1, Suzuki Nex. Di tahun ini, kami akan menghadirkan lagi beberapa produk baru, tunggu saja kejutan dari kami," kata Yohan.

Suzuki OBM

Di lini bisnis OBM, capaian penjualan Suzuki juga tidak kalah cemerlangnya. "Dari keseluruhan total market secara nasional, market share Suzuki OBM berada di kisaran 8%-12%," kata Section Head Sales & Marketing Outboard Motor SIS, Leo Widjaya.

Leo mengemukakan penjualan Suzuki OBM pada 2017 didominasi mesin 4 tak dengan kontribusi hingga 45%. Saat ini, Suzuki OBM fokus memperkenalkan mesin 4 tak yang telah terbukti lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Setiawan menegaskan jajaran manajemen SIS bertekad melanjutkan tren positif yang telah dicapai pada 2017 untuk menapaki tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Dengan mengusung visi global "Suzuki Next 100", Suzuki menempatkan Indonesia sebagai pilar ketiga setelah Jepang dan India.

KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top