Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pelemahan Rupiah hingga Kenaikan Suku Bunga jadi Penyebab Penjualan Daihatsu Lesu

Kenaikan suku bunga hingga pelemahan nilai tukar rupiah menjadi penyebab penjualan Daihatsu sepanjang Januari-April 2024 lesu.
Daihatsu meluncurkan All New Xenia di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2021. /ADM
Daihatsu meluncurkan All New Xenia di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2021. /ADM

Bisnis.com, JAKARTA — Daihatsu Indonesia menilai kenaikan suku bunga hingga pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat atau AS menjadi penyebab lesunya penjualan sepanjang Januari-April 2024.

Bank Indonesia (BI) baru saja mengerek suku bunga acuan menjadi 6,25% pada akhir April 2024. Terlebih tingkat suku bunga kredit selalu mengacu BI Rate.

Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat melampaui level Rp16.200 pada April 2024 yang membuat BI harus menyusun strategi untuk memperkuat mata uang Garuda.

Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono mengatakan faktor tersebut mempengaruhi daya beli masyarakat yang memperpanjang masa wait and see untuk melakukan pembelian mobil.

Hal lain yang mempengaruhi penjualan adalah momentum Hari Raya Idulfitri yang mengurangi jumlah hari kerja efektif.

“Tentunya efek dari pascahari raya Lebaran, di mana preferensi membeli kendaraan yang tidak sekuat di periode sebelum momen hari raya,” katanya kepada Bisnis, Sabtu (11/5/2024).

Menyikapi hal tersebut, Daihatsu tetap aktif memberikan program penawaran pembelian kendaraan melalui Program Daihatsu AMEIzing, yang memberikan benefit berupa diskon spesial, hingga paket khusus kredit dengan hadiah langsung berupa gratis konsultasi kesehatan melalui Halodoc.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan Daihatsu secara retail mencapai 61.566 unit sepanjang Januari-April 2024 dengan pangsa pasar 21,3%.

Meski demikian, capaian penjualan tersebut tercatat mengalami penurunan 17% dari 74.182 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pada April 2024 saja, Daihatsu mencatatkan penjualan retail sebanyak 12.419 unit, turun 28,4% dari 17.352 unit dibandingkan Maret 2024. 

Dari jumlah tersebut, model Sigra menjadi yang paling diminati oleh konsumen Daihatsu dengan 20.299 unit atau sekitar 33% dari total penjualan. Disusul oleh Gran Max Pick Up sebanyak 14.214 unit atau 23,1% dan Terios 7.881 unit atau 12,8%. 

Di satu sisi, penjualan Daihatsu secara wholesales mencapai 55.484 unit pada Januari-April 2024 dengan pangsa pasar yang mencapai 21%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper