Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dirundung Krisis Cip Semikonduktor, AISI Masih Ragu Tetapkan Target Tahun Ini

Setelah merilis jumlah distribusi sepeda motor sepanjang 2022, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengaku belum bisa merilis target tahun ini.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 12 Januari 2023  |  14:51 WIB
Dirundung Krisis Cip Semikonduktor, AISI Masih Ragu Tetapkan Target Tahun Ini
Sepeda motor - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah merilis jumlah distribusi sepeda motor sepanjang 2022, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengaku masih belum bisa mengeluarkan target untuk 2023.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan untuk saat ini pihaknya masih dalam persiapan dan pembicaraan dalam menentukan target penjualan motor pada tahun ini.

“Belum, ini report-nya baru selesai yang akhir tahun lalu, nanti kita akan adain pertemuan berikutnya, nanti saya kabarin kalau sudah ada informasi,” ungkap Sigit saat dihubungi Bisnis, Rabu (11/1/2023)

Lebih lanjut, dia mengatakan meski pada 2022 penjualan telah melebihi target AISI, akan tetapi suplai chip semikonduktor pada tahun lalu lebih rendah dari pada pasokan pada 2021. “Tahun 2021 masih lebih baik suplainya,” tambahnya.

Persoalannya, krisis semikonduktor itupun membayangi pada tahun ini. Sigit menjawab untuk 2023 masih belum bisa diprediksi, karena krisis komponen tersebut bergantung pada situasi geopolitik.

“[Krisis chip semikonduktor 2023] masih agak susah di prediksi, karen tergantung situasi geopolitik ya,” tandasnya.

Untuk diketahui, penjualan sepeda motor domestik sepanjang 2022  tercatat 5,22 juta  unit. Jumlah tersebut, telah berhasil melebihi target minimal yang ditetapkan AISI yakni 5,1 juta unit di pasar domestik.

Berdasarkan data yang dirilis AISI, penjualan sepeda motor domestik meningkat 3,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 5,05 juta unit.

Namun, meski kinerja penjualan pada 2022 berhasil memecahkan rekor. Pada bulan terakhir 2022, penjualan sepeda motor pasar domestik telah mengalami penurunan 17,8 persen secara bulanan ke angka 483.254 unit.

Adapun, kompak dengan penjualan domestik, kinerja ekspor sepeda motor Indonesia pada bulan yang sama tercatat sebanyak 47.362 unit, menyusut 19,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 58.575 unit.

Secara kumulatif, Ekspor pada 2022 juga mengalami melandai 7,5 persen yoy atau turun 60.380 unit dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, yaitu 745.356 unit menjadi 696.189 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor Penjualan Sepeda Motor Pabrik Sepeda Motor semikonduktor
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top