Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berniat Ekspor, Mitusbishi Fuso Belum Dapat Lampu Hijau Prinsipal

Sepanjang Januari-Juli tahun ini, Mitsubishi Fuso telah memproduksi 20.374 unit truk, atau menyumbang 2,6 persen dari total produksi seluruh kendaraan.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 16 Agustus 2022  |  18:09 WIB
Berniat Ekspor, Mitusbishi Fuso Belum Dapat Lampu Hijau Prinsipal
Truk listrik Fuso eCanter. - Daimler
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menyampaikan rencana soal ekspor Mitsubishi Fuso namun masih dalam pertimbangan beberapa pihak, salah satunya induk perusahaan, yakni Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MTFBC).

Pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, Marketing Director PT KTB Duljatmono menyampaikan bahwa pada dasarnya untuk melaksanakan ekspor tentunya mengacu pada ketentuan dari MFTBC sendiri.

“Berkaitan dengan ekspor kami memang sudah mempunyai rencana ke depan tetapi rencana ini kami masih kembangkan artinya kalau ekspor kita tidak dapat lepas dari prinsipal MFTBC,” ujarnya dalam Media Q&A di booth KTB ICE BSD, Selasa (16/8/2022).

Berdasarkan data Gaikindo, sepanjang 2022 hingga Juli, Mitsubishi Fuso telah memproduksi 20.374 completely built up (CBU) unit atau menyumbang 2,6 persen dari total produksi seluruh kendaraan. Sementara belum tercatat adanya ekspor yang dilakukan.

Sementara dari keluarga Mitsubishi, baru Mitsubishi Motors yang melakukan ekspor. Sepanjang tahun ini hingga Juli 2022, Mitsubishi Motors telah mengirim 28.776 CBU unit.

Menurut Duljatmono, dalam pengembangan strategi ekspor masih perlu koordinasi dengan MFTBC dan masih mencari tujuan pasar ekspor.

“Ini global market strategy jadi perlu berkordinasi untuk dapat mengembangkan potensi ekspor. Tentu akan berkoridinasi dengan MFTBC sehingga kami dapat berkontribusi pada bangsa,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top