Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Anti Inden, Mercedes-Benz C-Class Diproduksi Dalam Negeri

Mercedes Benz mengklaim upaya perakitan lokal C-Class memberikan keuntungan di tengah kelangkaan cip semikonduktor.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 14 Juli 2022  |  20:18 WIB
Anti Inden, Mercedes-Benz C-Class Diproduksi Dalam Negeri
Mercedes Benz New S-Class S 450. - Mercedes/Benz Distribution Indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia meluncurkan produk terbaru dari model andalan mereka, yaitu The All New Mercedes-Benz C-Class. Perusahaan mengklaim sedan kelas premium tersebut anti inden karena dirakit di dalam negeri (Completely Knock Down/ CKD).

Head of Sales Operations and Product Management Mercedes-Benz Distribution Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan bahwa kondisi global saat ini adalah suplai semikonduktor terbatas. Ini sangat berdampak pada mobil yang diimpor langsung dalam bentuk utuh (CBU).

“Sementara untuk CKD alokasinya kita bisa lebih secure sehingga kita ambil strategi tersebut daripada nanti suplai tersendat,” katanya di Jakarta, Kamis (14/7/2022).

Itu sebabnya mobil C-Class tipe lama tidak terjual sama sekali dalam enam bulan terakhir. Pria yang disapa Kerry tersebut menjelaskan bahwa stok sudah habis sejak akhir tahun lalu.

Daripada harus menawarkan produk inden, Mercy memutuskan untuk merakit The All New Mercedes-Benz C-Class di dalam negeri.

“Saat ini anti inden. Tetapi kan tiap hari bergerak terus permintaannya karena sejak awal tahun saat launching di global, beberapa konsumen sudah booking dulu ingin dapat yang pertama. Makanya per hari ini permintaan sudah cukup tinggi,” jelasnya.

Merakit mobil sendiri terbukti mempercepat produksi. Paling lama, tambah Kerry, konsumen bisa mendapatkan The All New Mercedes-Benz C-Class dalam dua bulan.

Lagi-lagi hal tersebut tergantung permintaan. Dia tidak bisa memastikan inden pendek tersebut bisa terjadi sampai akhir tahun atau tidak karena permintaan terus bergerak.

Di sisi lain, Kerry menuturkan bahwa pasar sedan premium bervariasi. Mercy melihat permintaan paling gemuk ada di kelas medium. Untuk mobil produksi perusahaan asal Jerman tersebut di segmen itu adalah C-Clas

“Harganya antara Rp900 juta sampai Rp1,5 miliar. Itu masih prospek yang paling besar. Makanya sedan C-Class itu selalu jadi backbone kami,” terangnya.

Ada tiga mobil yang dikeluarkan Mercy, yaitu The All New C-Class dengan tipe C 200 Avantgarde Line dan C 300 AMG Line serta dan The new CLS 350 AMG Line Coupé.

The All New Mercedes-Benz C-Class hadir dengan pilihan mesin 1.496 cc bertenaga 204 tenaga kuda (hp) & 300 Nm untuk C 200 Avantgarde line dan 1.999 cc bertenaga 258 hp & 400 Nm untuk C 300 AMG Line.

Harga yang ditawarkan dengan rekomendasi off the road senilai Rp970 juta untuk C 200 dan C 300 seharga Rp1,095 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz mercedes-benz mercedes Mercedes-Benz semikonduktor
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top