Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Komponen Melonjak, Astra Honda Motor Naikkan Harga?

Astra Honda Motor (AHM) belum akan menaikkan harga jual produknya. Sebab, penyesuaian harga sudah dilakukan oleh perseroan beberapa waktu lalu.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 22 Mei 2022  |  18:27 WIB
Ahmad Muhibbuddin, GM PT Astra Honda Motor (HM) di Bengkel Praktik SMK Jaya Buana, Tangerang, SAbtu (22/6 - 2019).
Ahmad Muhibbuddin, GM PT Astra Honda Motor (HM) di Bengkel Praktik SMK Jaya Buana, Tangerang, SAbtu (22/6 - 2019).

Bisnis.com, JAKARTA – Melonjaknya harga komponen dan energi tidak hanya berdampak pada industri mobil, tapi juga sepeda motor. Meski begitu, hal tersebut tidak serta merta membuat PT Astra Honda Motor (AHM) menaikkan harga jual produknya.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan bahwa perusahaannya belum akan menaikkan harga motor. Sebab, penyesuaian harga sudah dilakukan oleh perseroan beberapa waktu lalu.

So far kami belum ada rencana melakukan penyesuian karena belum lama sudah ada penyesuaian karena kenaikan PPN [pajak pertambahan nilai] 11 persen dan juga BBM,” kata pria yang akrab disapa Muhib tersebut kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Adapun, dari sisi kinerja perusahaan, Muhib menjelaskan bahwa penjualan domestik AHM pada April sebanyak 329.825 unit

“[Penjualan April 2022] Turun 2,3 persen dibanding Maret 2022 [yang totalnya] sebanyak 337.523 unit dan Turun 6,7 persen dibanding April 2021 [yang totalnya] sebanyak 353.669 unit,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2022 hingga April atau secara year to date (ytd), penjualan sepeda motor Honda mencapai 1.281.732 unit. Realisasi tersebut turun 5,86 persen dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.361.475.

Muhib menambahkan, selain karena kenaikan harga komponen semikonduktor seperti cip, salah satu kendala yang dihadapi oleh AHM adalah hari kerja yang pendek pada April 2022. Pendeknya hari kerja itu turut menekan penjualan perseroan.

“Untuk dampak semikonduktor ini kita sedang coba manage,” jelasnya.

Adapun, Astra Honda Motor tercatat menyumbang dividen grup kepada PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp3,03 triliun pada 2021 lalu.

Setoran dividen itu, terkerek 37,75 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp2,180 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan pada 2021, total pendapatan bersih AHM pada tahun lalu sekitar Rp73,36 triliun. Dengan kinerja tersebut, AHM memetik pertumbuhan 35,03 persen dibandingkan Rp54,33 triliun total pendapatan bersih pada 2020.

Di sisi lain, jika memperhitungkan total pendapatan bersih dan volume penjualan unit pada 2021, maka harga rata-rata unit sepeda roda dua AHM berkisar pada harga Rp18,7 juta per unit, mengingat volume penjualan mencapai 3,9 juta unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor astra komponen astra honda motor
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top