Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

120 Tahun Berkiprah, Royal Enfield Memulai Lagi Perjalanan

Sejarah Royal Enfield dimulai secara sederhana di pabrik yang terletak di Kota Redditch, Inggris pada 1901. Merek ini telah menghabiskan lebih dari satu abad untuk melintasi medan-medan terberat di dunia, serta menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  17:31 WIB
Royal Enfield.  - BISNIS.COM/Dionisio Damara\\n
Royal Enfield. - BISNIS.COM/Dionisio Damara\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Bermula dari cara sederhana, Royal Enfield telah menjelma sebagai brand roda dua tertua dalam produksi berkelanjutan. Memasuki usia 120 tahun, kisah baru merek sepeda motor ini baru saja dimulai.

Sejarah Royal Enfield dimulai secara sederhana di pabrik yang terletak di Kota Redditch, Inggris pada 1901. Merek ini telah menghabiskan lebih dari satu abad untuk melintasi medan-medan terberat di dunia, serta menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.

Kini, Royal Enfield bersiap merayakan ulang tahun ke-120. Untuk menandai pencapaian tersebut, pabrikan siap melakukan inisiatif di seluruh dunia untuk memperingati warisan panjang dan perjalanan bersepeda motor bersama para penggemar dan komunitas.

Siddhartha Lal, Managing Director Eicher Motors Ltd, mengatakan bahwa 120 adalah warisan panjang. Selama bertahun-tahun, pabrikan berupaya tetap tampil otentik, unik, dan berbeda dari yang lain.

“Cita-cita kami adalah memperkuat posisi Royal Enfield sebagai brand yang benar-benar global dan kami akan terus menantang diri kami sendiri untuk mengembangkan produk dan pengalaman terbaik,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (23/2/2021).

Royal Enfield memiliki warisan budaya yang kaya dan melampaui perbatasan negara. Sepeda motor klasik ini telah teruji oleh waktu dan telah menciptakan banyak rekor dan kenangan dalam bersepeda motor.

Salah satu contoh adalah Winifred Wells, pelopor sepeda motor dan legenda Royal Enfield. Pada 1950, dia mengendarai Royal Enfield Bullet 350cc dari Perth ke Sydney. Jarak yang ditempuhnya lebih dari 5.500 mil dalam 22 hari.

Kurang dari dua tahun kemudian, ditemani ayahnya, Winifred kembali mengelilingi benua Australia, menempuh jarak hampir 10.000 mil dalam 65 hari, serta berjuang menerjang suhu yang mencapai 44 derajat celcius.

Di sisi lain, Royal Enfield juga merambah ke Asia Tenggara dalam beberapa dekade terakhir. Dealer Royal Enfield telah hadir di Singapura sebelum dan setelah Perang Dunia Ke-2. Namanya kian populer di tahun 1950-an.

Vimal Sumbly, Head International Business - APAC, Royal Enfield menyatakan pencapaian tonggak sejarah 120 tahun ini merupakan momen membanggakan bagi perusahaan. Menurutnya, tidak banyak brand yang mampu bertahan diuji waktu dan berkesempatan untuk beroperasi selama lebih dari satu abad.

“Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi kami semua di Royal Enfield, dan semua pihak terkait. Kami beruntung mendapatkan dukungan dan bantuan dari para pelanggan, mitra, dan yang terpenting, dari komunitas berkendara kami,” ujar Vimal.

Periode ratusan tahun menjadi bukti perjalanan ketangguhan pabrikan. Saat ini, merek roda dua ini menjadi pemain global terdepan di segmen sepeda motor kelas menengah. Royal Enfield mungkin saja sudah berusia 120 tahun, tetapi perjalanannya baru saja dimulai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor Royal Enfield
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top