Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Cara Aman Mengendarai Mobil Matik di Tengah Banjir

Di tengah tingginya intensitas hujan dan banjir yang bisa terjadi kapan saja, membuat semua orang perlu waspada termasuk para pengendara mobil.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 09 Februari 2021  |  19:21 WIB
Melaju secara perlahan dan konstan. ADM
Melaju secara perlahan dan konstan. ADM

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah tingginya intensitas hujan dan banjir yang bisa terjadi kapan saja, membuat semua orang perlu waspada termasuk para pengendara mobil.

Pada kondisi seperti itu, tak sedikit pemilik mobil yang nekat menerobos banjir ataupun genangan air. Dalam kondisi ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi pengendara mobil matik saat melewati banjir menurut Daihatsu.

1. Pastikan saluran masuk udara tidak terendam air

Jika saluran masuk udara (air inlet) ini sampai terendam maka dapat membuat terjadinya water hammer, kondisi di mana air dapat masuk pada ruang pembakaran.

Hal ini bisa menyebabkan mesin mobil menjadi rusak. Pastikan ketinggian genangan air tersebut tidak lebih dari setengah roda. Jangan memaksakan diri melewati jalan yang genangan airnya tinggi.

2. Gunakan gear paling rendah (1 atau L)

Hal ini bertujuan agar kecepatan mobil tetap stabil dan putaran mesin pun akan lebih bertahan. Selain itu, gas buang yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga air bisa tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.

3. Melaju secara perlahan dan konstan

Tip ini akan membantu pengemudi mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan, seperti adanya lubang besar di jalan yang tentunya dapat membahayakan kendaraan.

4. Matikan mesin saat mogok

Ketika genangan air begitu tinggi hingga melewati setengah roda mobil dan membuat mesin mati atau mogok maka jangan mencoba menghidupkan mesin kembali, karena dapat membuat kerusakan parah pada bagian mesin mobil.

5. Keringkan rem dengan cara sederhana

Cukup berkendara dengan kecepatan lambat sekitar 5 km per jam. Setelah itu, rem mobil berkali-kali secara perlahan. Tujuannya, memastikan mobil masih dalam kondisi yang baik dan kampas rem kering.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bengkel mobil Tip Berkendara
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top