Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Simak Tips Membedakan Pelek Asli dan Palsu

Mengganti pelek adalah salah satu cara paling mudah untuk mengubah tampilan kendaraan, sehingga tampak lebih dari keren dari biasanya.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  18:28 WIB
Pelek Mobil. Pelek asli proses finishing rapi, sementara replika akan tampak berantakan.  - Bisnis
Pelek Mobil. Pelek asli proses finishing rapi, sementara replika akan tampak berantakan. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Mengganti pelek adalah salah satu cara paling mudah untuk mengubah tampilan kendaraan, sehingga tampak lebih dari keren dari biasanya.

Berbagai macam model dan jenis pelek mobil pun bisa ditemui, mulai dari kualitas original equipment manufacture (OEM), asli impor, maupun abal-abal alias palsu.

Menurut laman resmi Suzuki, yang diakses pada Kamis (14/1/2021), berikut adalah cara untuk mengetahui perbedaan antara pelek asli dan palsu:

1. Harga Pelek

Satu hal utama yang bisa menjadi acuan dalam membedakan pelek asli dengan replika adalah harga. Pelek asli biasanya dibanderol lebih mahal dibandingkan yang replika. Bahkan bisa sampai empat kali lebih mahal dibandingkan pelek replika.

Contoh sederhananya, kalau pelek replika ring 17 harganya Rp5 jutaan, pelek aslinya bisa dibanderol antara Rp20 juta-Rp25 juta.

Namun hal itu tidak bisa jadi patokan pasti, karena tidak jarang juga ada pedagang nakal yang menjual pelek replika dengan harga mahal dan mengatakan pelek yang mereka jual asli.

2. Bobot Pelek

Untuk mencegah penipuan, merasakan bobot pelek bisa menjadi cara ampuh dalam membedakan pelek asli dan pelek replika. Kebanyakan, pelek asli lebih ringan ketimbang replikanya.

Semisal, pelek replika ring 17 beratnya kurang lebih 10-11 kilogram, sementara pelek asli kurang lebih enam kilogram saja. Namun, bobot pelek belum bisa jadi patokan pasti karena tidak semua pelek asli itu ringan.

3. Kualitas Pembuatan Pelek

Kualitas pembuatan pelek juga bisa membedakan pelek asli dan pelek kw. Biasanya, saat dibuat pelek replika akan melalui proses pengecoran, sementara pelek asli melalui proses ditempa. Adapun proses yang paling terlihat adalah saat finishing.

Pelek asli proses finishing rapi, sementara replika akan tampak berantakan, seperti ada yang bolong di permukaan dalam pelek. Catnya pun tampak tidak sama. Hal itu bisa terjadi karena perusahaan pembuat pelek replika tidak memerhatikan detailnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Komponen Otomotif Pelek
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top