Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

New Nissan LEAF (2017) Meningkatkan Standar

Nissan mengklaim sebagai pelopor kendaraan listrik modern. Dimulai dengan menghadirkan Tama EV pada 1947, Nissan meluncurkan New Nissan LEAF pada 2017, setelah merilis mobil niaga listrik pertama e-NV200 2014.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 28 November 2020  |  15:27 WIB
Nissan Leaf. Pada September 2020, Nissan Leaf mencatatkan angka produksi ke 500.000 unit, bersamaan dengan perayaan Hari EV se-Dunia.  - Nissan
Nissan Leaf. Pada September 2020, Nissan Leaf mencatatkan angka produksi ke 500.000 unit, bersamaan dengan perayaan Hari EV se-Dunia. - Nissan

Bisnis.com, JAKARTA - Nissan mengklaim sebagai pelopor kendaraan listrik modern. Dimulai dengan menghadirkan Tama EV pada 1947, Nissan meluncurkan New Nissan Leaf pada 2017, setelah merilis mobil niaga listrik pertama e-NV200 pada 2014.

"Di #Nissan, kunci elektrifikasi adalah sejarah yang kaya yang dikombinasikan dengan semangat untuk berinovasi," cuit Nissan dalam akun twitter-nya, Sabtu (28/11/2020).

Nissan Leaf baru menampilkan pembaruan menyeleruh. Akselerasi lebih bertenaga, penanganan lebih ringan, dan jangkauan lebih jauh hingga 400 km per pengisian daya.

Model baru ini mendukung pengemudi dengan fitur-fitur seperti bantuan pengemudi tingkat lanjut ProPilot; ProPilot Park, yang menangani parkir paralel; dan e-Pedal, yang memungkinkan pengemudi berakselerasi, mengurangi kecepatan, dan berhenti menggunakan satu pedal.

Pada 2019, Nissan LEAF e + ditambahkan untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar dan jangkauan yang lebih luas. Ini adalah model LEAF pertama yang menyertakan powertrain listrik yang baru dikembangkan yang meningkatkan daya dan jangkauan.

"E +" pada namanya juga mengacu pada peningkatan lain: baterai 62 kilowatt-jam yang lebih besar yang meningkatkan jangkauan mobil hingga 40%.

Sebagai contoh pendekatan Nissan yang berpikiran maju untuk mobilitas listrik, Nissan LEAF baru telah menjadi platform untuk ide-ide lain sejak diluncurkan.

Nissan PilotDream Drive meniru drone bermesin biasa - tidak ada di kendaraan listrik - untuk membantu orang tua yang kelelahan membuat anak-anak tertidur.

Pada 2019, Nissan Leaf baru diubah menjadi pohon Natal dengan ratusan lampu eksterior, untuk menunjukkan seberapa besar daya yang dapat dipulihkan oleh sistem energi regeneratif.

Pada September 2020, Nissan Leaf mencatatkan angka produksi ke 500.000 unit, bersamaan dengan perayaan Hari EV se-Dunia. Unit produksi ke 500.000 keluar dari pabrik Nissan di Sunderland, Inggris, setelah hampir satu dekade model pertama kali dijual.

Nissan Leaf telah memenangkan penghargaan di seluruh dunia termasuk World Car of the Year 2011, Car of the Year 2011 di Eropa, dan Car of the Year Jepang pada 2011 dan 2012. Akan tetapi, yang lebih penting lagi, mobil tersebut telah mendapatkan kepercayaan dari ratusan ribu orang pelanggan.

Laju pengembangan kendaraan listrik Nissan belum berhenti pada peluncuran Leaf. Setelah ini, Nissan meluncurkan Sylphy Zero Emission (2018), yang kemudian diikuti dengan beberapa model lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik nissan Nissan Leaf
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top