Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Susul i3, BMW i4 Segera Masuk Jalur Produksi

Produsen otomotif terbesar keempat Jerman, BMW menyatakan akan memproduksi kendaraan listrik BMW iNEXT dan i4 di pabrik Dingolfing mulai tahun depan menyusul produksi BMW i3 di Leipzig sejak 2013.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 08 November 2020  |  09:34 WIB
BMW iNEXT berwujud SAV.  - BMW
BMW iNEXT berwujud SAV. - BMW

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen otomotif terbesar keempat Jerman, BMW menyatakan akan memproduksi kendaraan listrik BMW iNEXT dan i4 di pabrik Dingolfing mulai tahun depan menyusul produksi BMW i3 di Leipzig sejak 2013.

Selain akan melakukan hal yang sama di pabrik Regensburg, BMW juga akan meningkatkan produksi komponen drivetrain listrik. Mulai 2022, pabrik BMW Group, Dingolfing, akan memiliki kapasitas untuk memproduksi motor listrik hingga 500.000 unit per tahun, kata BMW Group dalam pernyataannya, dikutip Minggu (8/11/2020).

Untuk keperluan pengembangan ke depan, BMW terus berinvestasi dalam teknologi berorientasi masa depan, dengan akan menyisihkan 30 miliar euro untuk penelitian dan pengembangan (R&D) pada 2025.

Pada Januari-September 2020 saja, pabrikan ini telah menghabiskan 4,140 miiar euro untuk R&D, meskipun lebih rendah dari periode sama tahun lalu yang mencapai 4,247 miliar euro.

Pada kuartal ketiga 2020 BMW mencapai kinerja positif yang disebutnya sebagai tanda kepulihan nyata dari dampak pandemi corona. Grup ini mengirimkan total 675.592 (2019: 621.981; + 8,6%) kendaraan merek BMW, MINI dan Rolls-Royce kepada pelanggan di seluruh dunia.

Pendapatan grup mencapai 26,283 miliar euro (2019: € 26,667 miliar; -1,4%). Kinerja yang kuat dari usaha patungan BMW Brilliance Automotive Ltd di China berkontribusi pada peningkatan hasil keuangan. Laba sebelum pajak (EBT) naik sekitar 10 persen menjadi 2,464 miliar euro (2019: 2,248 miliar euro; + 9,6%).

Laba atas penjualan sebelum pajak Grup (margin EBT) mencapai 9,4 persen (2019: 8,4%). Laba bersih grup mencapai 1,815 miliar eurro (2019: 1,546 miliar euro + 17,4%).

Sebanyak 1.638.167 mobil dikirim ke pelanggan untuk periode sembilan bulan atau Januari-September 2020 (2019: 1.872.451 unit; -12,5%). Kinerja keuangan periode ini masih negatif, dengan pendapatan turun menjadi 69,508 miliar euro (2019: 74,844 miliar euro; -7,1%). Laba bersih grup hanya 2,177 miliar euro (2019: 3,614 miliar euro; -39,8%).

“Kinerja kuartal ketiga menggarisbawahi kekuatan operasional dan kemampuan BMW Group untuk bekerja dengan baik dalam lingkungan yang menantang. Kami meningkatkan pendapatan Grup dibandingkan (periode sama) tahun sebelumnya dan oleh karena itu berada di jalur yang tepat untuk mencapai target kami untuk setahun penuh,” kata Oliver Zipse, Ketua Dewan Manajemen BMW AG, di Munich.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik bmw i3

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top