Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan BMW Bangun Mobil Listrik dari Model SUV

BMW pada pertengahan tahun ini telah memperkenalkan mobil listrik baterai (BEV) dengan menggunakan platform crossover SUV X3 yang diberi nama BMW iX3. Pada 2021, pabrikan Jerman ini memastikan untuk mengaspalkan lima model sepenuhnya listrik.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  20:00 WIB
BMW iX3 listrik sepenuhnya pertama telah meninggalkan jalur produksi di usaha patungan BMW Brilliance Automotive (BBA) di Shenyang, China. Para pekerja di Pabrik BBA Dadong di Shenyang telah merayakan keberhasilan awal produksi pada 29 September 2020.  - BMW Group
BMW iX3 listrik sepenuhnya pertama telah meninggalkan jalur produksi di usaha patungan BMW Brilliance Automotive (BBA) di Shenyang, China. Para pekerja di Pabrik BBA Dadong di Shenyang telah merayakan keberhasilan awal produksi pada 29 September 2020. - BMW Group

Bisnis.com, JAKARTA - BMW pada pertengahan tahun ini telah memperkenalkan mobil listrik baterai (BEV) dengan menggunakan platform crossover SUV X3 yang diberi nama BMW iX3. Pada 2021, pabrikan Jerman ini memastikan untuk mengaspalkan lima model sepenuhnya listrik.

Wieland Brúch dari BMW i and Electromobility mengungkapkan bahwa alasan iX3 menggunakan platform mobil SUV karena performa penjualan model tersebut cukup tinggi secara global.

"Secara global angka penjualan X3 reguler sangat tinggi di dunia," ujar Wieland Brúch dalam diskusi virtual, Rabu (28/10/2020).

Wieland menuturkan bahwa selain X3, BMW Seri 7, Seri 5 dan X1 akan dilengkapi oleh power of choice, yang berarti konsumen dapat memilih model itu dengan mesin berbahan bakar, mesin hibrida atau elektrik penuh.

BMW iX3 diproduksi di BMW Brilliance Automotive (BBA) di Shenyang, China. Di dalam tubuh mobil ini, BMW membenamkan motor listrik tunggal dan paket baterai 74 kilowatt jam yang mampu menghasilkan 286 tenaga kuda dan torsi 400 nm.

Seluruh tenaga tersebut akan dikirim ke roda penggerak belakang. Jarak tempuh model ini diperkirakan mencapai 440 km dalam sekali pengisian baterai.

Franz Decker, Kepala Divisi Teknologi dan Produksi BBA, mengatakan baha kemunculan iX3 merupakan tonggak awal dari perusahaan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan listrik para pelanggannya di seluruh dunia.

“Dengan sistem produksi, yang dikhususkan untuk kualitas tinggi, kami dapat memenuhi permintaan pelanggan di seluruh dunia dari kendaraan premium," ujarnya.

BMW iX3 pertama keluar dari lini perakitan BMW Brilliance Automotive (BBA) di Shenyang, China, pada 29 September 2020. Pengiriman unit iX3 ke pelanggan di China dimulai pada November. Sementara untuk pasar Eropa, mobil listrik ini dijadwalkan tiba pada akhir Januari 2021.

BMW iX3 akhirnya debut perdana global di Munich, Selasa (14/7/2020). Seperti ditampilkan dalam gambar siluet sebelumnya, mobil ini menampilkan desain dengan proporsi model BMW X dan aksen BMW i terkenal.

BMW iX3 adalah salah satu model mobil listri BMW yang akan mengaspal pada 2021. Empat model lainnya adalah BMW i3, MINI Cooper SE, BMW iNEXT, dan BMW i4.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik BMW iX3
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top