Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garap Sektor Kesehatan, Isuzu Sulap MUX 4x4 Jadi Ambulans

Astra Isuzu menyulap model sport utility vehicle (SUV) MUX 4x4 menjadi ambulans untuk memenuhi permintaan pelanggan di sektor kesehatan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 September 2020  |  17:38 WIB
Isuzu MUX.  - Bisnis.com/ilham Budiman
Isuzu MUX. - Bisnis.com/ilham Budiman

Bisnis.com, JAKARTA - Astra Isuzu menyulap model sport utility vehicle (SUV) MUX 4x4 menjadi ambulans untuk memenuhi permintaan pelanggan di sektor kesehatan.

“Upaya yang kami lakukan adalah penetrasi ke sektor yang tidak terlalu tertekan dampak Covid-19. Salah satunya sektor yang berhubungan dengan kesehatan,” tutur Kepala Wilayah Sulawesi PT Astra International Tbk - Isuzu (Astra Isuzu) Samuel Pilo dalam keterangan pers, Selasa (22/9).

Strategi Astra Isuzu ternyat cukup jitu dan produknya disambut pasar. Bulan ini, secara bertahap Astra Isuzu mulai menyerahkan 11 unit ambulans MU-X 4x4 pesanan sejumlah pemerintah daerah di Sulawesi Utara. Pesanan terbanyak, yakni lima unit diserahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Penyerahan dilakukan Kepala Cabang Astra Isuzu Manado Elieser Roy Adung kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud Kerry Monangin di sela-sela peluncuran program Public Service Center (PSC) 119 di Talaud, Senin (21/9/2020).

Menurut Roy, pihaknya memang memperkenalkan keunggulan MU-X yakni keandalan mesin Isuzu MU-X 4JK1-TC Hi-Power commonrail yang sangat bertenaga tetapi irit bahan bakar, serta diakui keandalannya di semua medan. “Tentu saja dengan adanya jaminan perawatan dari Astra Isuzu,” ujar dia.

Roy menawarkan Isuzu MU-X 4x4 untuk dijadikan ambulans kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud karena kondisi medan di wilayah itu yang cukup ekstrem untuk melayani puskesmas di pelosok-pelosok.

Hal itu diakui Kerry. Menurut dia, pihaknya sejak awal memang menginginkan ambulans yang unggul di segala medan, irit BBM, dan gardan ganda. Semua persyaratan itu dipenuhi Isuzu MU-X 4x4.

Menurutnya, lebih dari 20 tahun pihaknya sudah menggunakan ambulans produk Isuzu yakni Panther.

Ia menjelaskan, dari lima unit ambulans MU-X 4x4 itu, sebanyak 1 unit digunakan untuk PSC 119, 1 unit untuk RSUD Talaud, 3 unit lainnya untuk melayani 21 puskesmas di Talaud.

Roy mengatakan, saat pandemi, potensi pasar di sektor kesehatan memang menjadi perhatian serius. “Instansi yang berpeluang yaitu Dinas Kesehatan dan RSUD di tiap kabupaten dan kota, serta kepulauan,” kata Roy.

Menurut dia, bagi daerah yang memiliki infrastruktur jalan yang belum bagus dan medannya ekstrem, peluang pasar ambulans MU-X 4x4 memang cukup menjanjikan. Keunggulan MU-X, selain mesin bandel dan hemat BBM, mobil itu bisa mengonsumsi BBM bio solar ataupun Pertamina DEX atau Dexlite.

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, dalam kondisi melemahnya ekonomi memang akhirnya pelaku usaha di sektor otomotif harus berpikir keras untuk mendorong kembali penjualan.
Adapun untuk sektor kesehatan memang merupakan sektor yang diperkirakan akan tetap tumbuh sehingga ada peluang bagi industri otomotif. "Artinya, industri otomotif bisa menangkap peluang pengadaan kendaraan dari industri yang masih tetap perform di tengah situasi seperti sekarang. "

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, penjualan ritel otomotif nasional sepanjang Januari hingga Agustus 2020 hanya 364.034 unit atau turun 46,4% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar 675.263 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ambulans Isuzu MU-X
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top