Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Isuzu Motors Pacu Ekspor D-MAX Baru

Isuzu Motors Limited yang berkantor pusat di Shinagawa, Tokyo, mulai mengekspor D-MAX baru pada September 2020, dimulai dari Australia dan dilanjutkan secara berurutan ke negara-negara di seluruh dunia.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 21 September 2020  |  09:04 WIB
Isuzu D-MAX.  - Isuzu
Isuzu D-MAX. - Isuzu

Bisnis.com, JAKARTA - Isuzu Motors Limited yang berkantor pusat di Shinagawa, Tokyo, mulai mengekspor D-MAX baru pada September 2020, dimulai dari Australia dan dilanjutkan secara berurutan ke negara-negara di seluruh dunia.

"Ini adalah truk pickup satu ton yang dirilis pada Oktober 2019, setelah mengalami perubahan model penuh untuk pertama kalinya dalam 8 tahun," kata Masanori Katayama, President and Representative Director Isuzu, seperti dikutip dari keterangan pers, Senin (21/9/2020).

Melalui anak perusahaan Isuzu Motors International Operations di Thailand (IMIT) yang mana Isuzu memegang 70% dari total saham, mendistribusikan ke lebih dari 100 negara dan wilayah secara global dan telah menjual total 2,1 juta kendaraan.

Setelah Australia, Isuzu akan mulai mengekspor D-MAX baru seluruh dunia, termasuk Eropa.

D-MAX tetap menjadi merek peringkat teratas di Thailand, dan penghargaan yang diterimanya termasuk Truk Pick-up Paling Populer 2019, Truk Pick-up Hemat Bahan Bakar Terbaik, dan Truk Pick-up Gaya Hidup Terbaik.

Penguatan bisnis LCV ditetapkan sebagai salah satu tantangan utama dalam rencana bisnis jangka menengah Isuzu. Isuzu akan mengambil dimulainya bisnis ekspor ini sebagai peluang untuk menyediakan produk yang memenuhi beragam kebutuhan pelanggannya di seluruh dunia, dan memajukan kehadiran merek dan pertumbuhan penjualannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Kabin Ganda Mobil Pikap Isuzu D-MAX
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top