Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ford Motor Umumkan Tiga Penarikan Keselamatan

Ford Motor Company mengeluarkan recall kendaraan akibat tiga masalah pada fitur keselamatan, yakni terkait dengan kursi listrik, pelindung termal dalam kabin, serta kantong udara yang tidak bisa mengembang.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  16:20 WIB
Logo Ford di New York Auto Show di Manhattan New York City, New York, AS. - REUTERS
Logo Ford di New York Auto Show di Manhattan New York City, New York, AS. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - Ford Motor Company mengeluarkan tiga penarikan keselamatan di Amerika Utara.

Seperti dikutip dalan situs resminya, Rabu (22/7/2020), safety recall terhadap sejumlah model akibatkan masalah terkait dengan kursi listrik, pelindung termal dalam kabin, serta kantong udara yang tidak bisa mengembang sempurna.

Pertama, kendaraan Lincoln MKX dan Nautilus 2016-2020 dengan kursi listrik 16 arah.

Pada kendaraan terdampak, kemungkinan ada jarak yang tidak memadai antara pengemudi dan / atau kabel wiring kursi penumpang depan dan wajan bantalan kursi, yang dapat menyebabkan abrasi kabel wiring.

Jika kabel tertentu di harness kabel wiring rusak melalui kontak dengan kerangka bantal kursi, sistem airbag mungkin tidak berfungsi sebagaimana dimaksud dalam beberapa keadaan, meningkatkan risiko cedera.

Ford tidak mengetahui adanya laporan kecelakaan atau cedera yang terkait dengan kondisi ini. Tindakan ini memengaruhi 19.299 kendaraan di AS dan wilayah federal, 4.262 unit di Kanada dan 1.023 unit di Meksiko.

Kendaraan yang terkena dampak dibangun di Oakville Assembly Plant dari 11 November 2014 hingga 24 Januari 2020.

Dealer akan memasang pita pengunci pada tepi yang terbuka dari kerangka bantal kursi 16 arah, memeriksa harness kawat, dan memperbaiki atau mengganti sesuai kebutuhan. Nomor referensi Ford untuk penarikan ini adalah 20S37.

Kedua, Ford F-650 dan F-750 model 2021 dengan mesin 7,3 liter.

Kendaraan terdampak diproduksi tanpa komponen pelindung termal untuk mengurangi suhu tinggi pada lantai interior kabin dan jok. Komponen yang hilang ini mungkin termasuk pelindung panas bagian bawah bodi, tambalan isolator termal di bawah tikar lantai, atau penutup baut kursi dan alas dudukan.

Pada kendaraan tanpa komponen perlindungan termal ini, lantai kabin bagian dalam dan pemasangan jok dapat mencapai suhu tinggi selama berkendara tertentu dan suhu lingkungan tinggi. Kontak kulit yang terus-menerus dengan suhu yang meningkat dapat menyebabkan iritasi kulit atau luka bakar ringan.

Ford tidak mengetahui adanya laporan kecelakaan atau cedera yang terkait dengan kondisi ini. Tindakan ini memengaruhi 1.299 kendaraan di AS dan 31 di Kanada.

Kendaraan yang terkena dampak dibangun di Pabrik Perakitan Ohio mulai 18 Maret hingga 8 Juni 2020.

Dealer akan memasang perisai panas bagian bawah bodi, tambalan isolator termal di bawah tikar lantai, penutup dudukan kursi, dan penutup baut kursi. Nomor referensi Ford untuk penarikan ini adalah 20S36.

Ketiga, Ford Escape dan Transit 2020.

Pada kendaraan yang terkena dampak, airbag gorden mungkin tidak mengembang dengan baik, sehingga meningkatkan risiko cedera saat terjadi tabrakan.

Ford tidak mengetahui adanya laporan kecelakaan atau cedera yang terkait dengan kondisi ini. Tindakan ini memengaruhi 68 kendaraan di AS dan 12 di Kanada.

Kendaraan yang terkena dampak adalah sebagai berikut:

- Ford Escape 2020 produksi Louisville Assembly Plant pada 18 Maret 2020
- Ford Transit 2020 produksi Kansas City Assembly Plant dari 18 Februari hingga 19 Maret 2020.

Dealer akan mengganti modul airbag tirai. Nomor referensi Ford untuk penarikan ini adalah 20S35.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ford Motor Recall Kendaraan Fitur Keselamatan
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top