Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diprotes Pekerja, Nissan Tunda Penutupan Pabrik di Barcelona

Nissan Motor Co bersedia menunda penutupan pabrik Barcelona hingga Juni 2021, dan berbicara tentang detail lainnya bersama dengan serikat pekerja.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  15:10 WIB
Andres Iniesta, bintang sepak bola, di Pabrik Nissan di Barcelona, September 2014. - Nissan/Youtube
Andres Iniesta, bintang sepak bola, di Pabrik Nissan di Barcelona, September 2014. - Nissan/Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Nissan Motor Co bersedia menunda penutupan pabrik Barcelona hingga Juni 2021, dan berbicara tentang detail lainnya bersama dengan serikat pekerja.

Tiga pabrik Barcelona, yang mempekerjakan sekitar 3.000 pekerja, awalnya akan ditutup pada Desember tahun ini.

Dikutip dari Reuters, Rabu (22/7/2020), meski telah berniat untuk berbicara dengan serikat pekerja, Nissan bersikeras tidak melihat alternatif untuk menutup pabriknya tersebut.

Penundaan tergantung pada mencapai kesepakatan dengan serikat sebelum 30 Juli atau awal Agustus yang akan menyiratkan melanjutkan produksi (yang dihentikan pada Mei), dan menyepakati kompensasi yang akan diterima pekerja setelah pabrik ditutup, kata seorang eksekutif Nissan.

Sebagai gantinya, Nissan tidak akan melakukan PHK hingga akhir 2020 tetapi akan mempertahankan rencananya untuk memecat setidaknya sekitar 2.500 pekerja setelah pabrik ditutup, menurut Kepala Operasi Nissan di Spanyol, Frank Torres.

Keputusan untuk menutup pabrik yang diumumkan pada Mei sebagai bagian dari rencana perubahan haluan untuk Nissan, memicu protes oleh para pekerja.

Kementerian Perindustrian “mengikuti” pembicaraan antara perusahaan dan perwakilan serikat pekerja, kata seorang juru bicara dan “berharap keputusan akhir adalah menjaga kegiatan industri otomotif di Barcelona”.

Javier Hernandez, pemimpin serikat buruh UGT di Nissan, mengatakan "sangat rumit" untuk mencapai kesepakatan dengan pembuat mobil dalam dua minggu ke depan, terutama jika mempertahankan rencana PHK karena akan mencegah pekerja untuk kembali ke pabrik.

Tapi dia mendukung penundaan penutupan pabrik, "Apa pun yang menyiratkan mendapatkan waktu adalah penting bagi kami karena kami harus menemukan alternatif industri."

Hernandez menambahkan dia khawatir Nissan tidak akan membantu menemukan perusahaan yang dapat tertarik pada pabriknya jika para pekerja setuju dalam pekan-pekan mendatang tentang kompensasi yang akan mereka terima begitu pabrik-pabrik tutup sepenuhnya.

Mengenai apakah penutupan itu tidak dapat diubah karena Nissan telah bersikeras, Torres mengatakan menutup mereka adalah satu-satunya pilihan yang layak. Ia menambahkan, "Tidak ada penawaran konkret untuk saat ini dari perusahaan lain."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pabrik Mobil Pabrik Nissan

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top