Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gandeng Google Cloud, Renault Pacu Digitalisasi Industri

Groupe Renault dan Google Cloud mengumumkan kemitraan industri dan teknologi baru untuk mempercepat digitalisasi sistem industri Groupe Renault dan transformasi Industri 4.0.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  17:20 WIB
Kemitraan baru dengan Google Cloud ini antara lain untuk mengoptimalkan platform manajemen data industri Groupe Renault yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan secara independen. - Renault
Kemitraan baru dengan Google Cloud ini antara lain untuk mengoptimalkan platform manajemen data industri Groupe Renault yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan secara independen. - Renault

Bisnis.com, JAKARTA - Groupe Renault dan Google Cloud mengumumkan kemitraan industri dan teknologi baru untuk mempercepat digitalisasi sistem industri Groupe Renault dan transformasi Industri 4.0.

Jose Vicente de los Mozos, Director of Manufacturing and Logistics, Anggota Groupe Renault’s Executive Committee, mengatakan bahwa kolaborasi ini adalah ilustrasi sempurna dari strategi digital Groupe Renault, yang diterapkan di sini untuk bidang industri.

"Perjanjian ini dan komitmen tim TI, manufaktur, dan manajemen rantai pasokan kami akan memungkinkan kami untuk mempercepat penyebaran rencana Industri 4.0 yang dirancang untuk mengubah dan menghubungkan lokasi produksi dan proses logistik di seluruh dunia untuk meningkatkan standar keunggulan dan kinerja," ujarnya dalam keterangan pers Renault, Kamis (9/7/2020).

Kemitraan ini juga merupakan aset bagi karyawan Groupe Renault yang akan mendapat manfaat dari pelatihan tingkat tinggi dalam manajemen data digital.

Thomas Kurian, CEO Google Cloud, mengatakan industri otomotif memiliki inovasi dalam DNA-nya, dan ada potensi besar bagi teknologi digital untuk memiliki dampak signifikan pada produksi.

"Kami bangga dapat bermitra dengan Groupe Renault untuk membantu merevolusionerkan masa depan manufaktur otomotif dan memberi daya pada keunggulan rantai pasokan generasi berikutnya," ujarnya.

Sebagai kontributor Industry 4.0, Groupe Renault telah mengembangkan platform digital sendiri sejak 2016 untuk menghubungkan dan mengumpulkan data industri dari 22 situs Grup di seluruh dunia (mewakili 76% produksi kendaraan) dan lebih dari 2.500 mesin.

Kemitraan baru dengan Google Cloud ini antara lain untuk mengoptimalkan platform manajemen data industri Groupe Renault yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan secara independen.

Solusi dan pengalaman Google Cloud dalam analitik cerdas, pembelajaran mesin (ML) dan kecerdasan buatan (AI) akan memungkinkan Groupe Renault meningkatkan rantai pasokan dan efisiensi manufaktur, kualitas produksinya, dan pengurangan dampak lingkungan melalui penghematan energi.

Perbaikan ini pada akhirnya akan mendorong pengembangan solusi vertikal baru untuk industri otomotif.

Pelatihan karyawan juga merupakan bagian penting dari kemitraan baru ini. Renault dan Google Cloud berencana membangun program unik dan dapat diskalakan untuk meningkatkan keterampilan proses rekayasa, manufaktur, dan tim TI Renault melalui sesi rekan kerja, pelatihan, dan pemberdayaan dengan tim Google.

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan budaya berbasis data yang merupakan bagian penting dari kehidupan profesional sehari-hari karyawan Renault, baik dalam operasional maupun dalam proses pengambilan keputusan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google renault industri 4.0
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top