Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Renault Diminta Ikut Proyek Aliansi Baterai Prancis-Jerman

Renault harus membuat komitmen untuk menjadi pemegang saham dalam aliansi baterai mobil listrik.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  08:35 WIB
Renault ZOE Cab, Renault EZ/FLEX, dan Renault EZ/POD. foto: Renault
Renault ZOE Cab, Renault EZ/FLEX, dan Renault EZ/POD. foto: Renault

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire mengatakan Renault semestinya bergabung dalam proyek aliansi pengembangan baterai yang digagas Prancis-Jerman agar mendapatkan dana pinjaman 5 miliar euro dari pemerintah.

Dana itu bisa dimanfaatkan Renault untuk memperbaiki struktur keuangan perusahaan yang bermasalah karena menurunnya laba dan penjualan.

"Renault harus membuat komitmen untuk menjadi pemegang saham dalam aliansi baterai mobil listrik. Ini salah satu bagian yang masih dinegosiasikan," kata Le Maire kepada televisi BFM, dilansir AFP pada Senin (25/5/2020) waktu setempat.

Renault, perusahaan otomotif yang 15 persen sahamnya dimiliki pemerintah Prancis, akan mengumumkan langkah strategis terkait aliansinya dengan Nissan dan Mitsubishi pada pekan ini.

Saat ini, aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi dilanda penurunan penjualan dan anjloknya keuntungan karena masalah Covid-19.

Pemerintah Prancis memahami Renault membutuhkan kucuran dana sebagai bantuan, setelah perusahaan itu menutup beberapa pabriknya di dalam negeri.

Kendati demikian, usaha Renault dapat tetap berjalan karena memiliki beberapa pabrik di luar Prancis, dengan biaya produksi yang cenderung lebih terjangkau.

Perusahaan itu akan mengumumkan pemotongan biaya produksi senilai 2 miliar euro pada pekan ini, demikian AFP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Renault Baterai Mobil Listrik

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top