Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Renault Bangun Re-Factory, Pusat Ekonomi Sirkuler dengan 4 Divisi

Groupe Renault mengumumkan transformasi situsnya di Flins menjadi Re-Factory, yakni fasilitas produksi berkonsep ekonomi sirkuler pertama di Eropa yang didedikasikan untuk mobilitas dengan keseimbangan CO2 negatif pada 2030.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 27 November 2020  |  13:19 WIB
Re-Factory adalah nafas baru bagi Renault, karyawannya, dan dinamisme seluruh kawasan.  - Renault
Re-Factory adalah nafas baru bagi Renault, karyawannya, dan dinamisme seluruh kawasan. - Renault

Bisnis.com, JAKARTA - Groupe Renault mengumumkan transformasi situsnya di Flins menjadi Re-Factory, yakni fasilitas produksi berkonsep ekonomi sirkuler pertama di Eropa yang didedikasikan untuk mobilitas dengan keseimbangan CO2 negatif pada 2030.

Sejalan dengan komitmen Grup, Re-Factory akan menjadi tuan rumah kegiatan renovasi Choisy-le-Roi. Groupe Renault merencanakan dukungan dan skema pelatihan bagi karyawan Flins dan Choisy-le-Roi untuk mengembangkan keterampilan mereka dan menargetkan serapan tenaga kerja lebih dari 3.000 orang di lokasi tersebut pada 2030.

Jean-Dominique Senard, Ketua Dewan Direksi Renault, mengatakan Re-Factory adalah nafas baru bagi Renault, karyawannya, dan dinamisme seluruh kawasan. Proyek ini didasarkan pada komitmen perintis terhadap ekonomi sirkular, pada nilai-nilai Renault, pada pengetahuan, dan sepenuhnya memenuhi ambisi untuk mengubah industri secara positif.

"Krisis iklim dan ekspektasi pelanggan kami telah mendorong Groupe Renault untuk mengarahkan strateginya dengan ambisi yang kuat dalam hal kualitas dan daya tahan produknya, serta pengurangan emisi karbonnya," katanya seperti dikutip dari siaran pers Renault, Jumat (27/11/2020).

Groupe Renault yakin bahwa ekonomi sirkuler membawa potensi pertumbuhan yang sangat kuat. Dengan Re-Factory, ambisi Grup adalah menjadi selangkah lebih maju dalam persaingan.

Dengan Re-Factory, Flins akan menjadi acuan Eropa dalam ekonomi sirkular. Re-Factory akan memungkinkan Grup untuk menjawab tantangan yang dihadapi para pemain industri mobilitas dan otomotif saat ini dan di masa mendatang.

"Pabrik ini, dengan tujuan keseimbangan CO2 negatif pada 2030, sepenuhnya sejalan dengan strategi global Grup dengan menggabungkan ekonomi sirkuler, pengurangan emisi, pengembangan keterampilan, dan penciptaan aktivitas yang menghasilkan nilai baru," ujar Luca de Meo, CEO Renault.

Re-Factory, yang akan direalisasikan antara 2021 dan 2024, akan melibatkan jaringan besar mitra multisektoral, seperti start-up, mitra akademik, kelompok besar, dan otoritas lokal.

Re-Factory akan mencakup empat pusat kegiatan yang keahliannya akan mendukung seluruh siklus hidup kendaraan dengan bertindak berdasarkan komponen utama ekonomi melingkar, mencakup pasokan, desain ramah lingkungan, ekonomis fungsionalitas, pemeliharaan, penggunaan kembali, produksi ulang, dan daur ulang.

1. RE-TROFIT

Divisi ini akan mencakup semua aktivitas yang memungkinkan masa pakai kendaraan dan penggunaannya semakin panjang, berkoordinasi dengan divisi Re-Cycle untuk memastikan manajemen yang efisien atas aliran suku cadang dan material bekas di dalam lokasi yang sama.

Divisi ini akan mengintegrasikan VO Pabrik untuk rekondisi kendaraan bekas, aktivitas retrofit untuk konversi kendaraan termal ke energi berbasis karbon yang lebih sedikit, layanan perbaikan untuk armada kendaraan dan mobilitas baru, dan layanan untuk pembuatan suku cadang langka menggunakan 3D Printer.

Divisi ini juga akan mengandalkan pusat pengujian dan prototipe untuk ketahanan kendaraan dan bahan, untuk memperkaya desain kendaraan masa depan dan mengusulkan perbaikan selama penggunaan.

2. RE-ENERGI

Klaster ini punya misi mengembangkan potensi aplikasi dari baterai listrik dan energi baru ke skala industri. Ini termasuk optimalisasi masa pakai pertama baterai, pengembangan aplikasi masa pakai kedua seperti penyimpanan energi stasioner, pengelolaan akhir masa pakai baterai, dan pengembangan solusi teknis dan pasokan untuk energi baru seperti hidrogen.

3. RE-CYCLE

Divisi ini, yang mengintegrasikan aktivitas di Choisy le Roi, akan menyatukan semua aktivitas Grup yang berkontribusi pada pengelolaan sumber daya yang efisien dan alirannya untuk mempromosikan pasokan suku cadang dan material.

Selain itu, mengintegrasikan bagian daur ulang atau bahan yang digunakan kembali (pemasangan saluran untuk membongkar kendaraan yang masa pakainya berakhir, perpanjangan produksi ulang, penggunaan kembali, dan daur ulang bahan).

4. RE-START

Divisi ini bertugas meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan industri, serta mempercepat penelitian dan inovasi dalam ekonomi sirkular. Klaster ini akan merangkul inkubator, serta universitas dan pusat pelatihan.

Keempat entitas ini akan dirancang untuk berinteraksi dengan lingkungan mereka (anak perusahaan, pelanggan, dan mitra, serta akan beroperasi dengan cara yang saling berhubungan dan saling melengkapi.

Jadi, misalnya, pusat RE-TROFIT akan dapat mengirim suku cadang bekas ke pusat RE-CYCLE dan mendapatkan suku cadang yang direnovasi atau digunakan kembali sebagai gantinya.
Pusat RE-CYCLE juga akan memasok suku cadang dan bahan ke pusat-pusat lain dan akan mencari baterai bekas dari pusat RE-ENERGI untuk mempersiapkan mereka untuk penggunaan baru di masa pakai kedua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Renault Ekonomi Sirkuler
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top