Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cara Merawat Mobil PHEV Saat Lama Tak Digunakan

Mitsubishi Motors membagikan cara merawat mobil PHEV (plug-in hybrid) seperti Outlander PHEV yang terpakir lama sejak pandemi virus corona melanda Indonesia.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 12 Juni 2020  |  16:40 WIB
Pengisian daya listrik pada Mitsubishi Outlander PHEV. - Mitsubishi
Pengisian daya listrik pada Mitsubishi Outlander PHEV. - Mitsubishi

Bisnis.com, JAKARTA - Mitsubishi Motors membagikan cara merawat mobil PHEV (plug-in hybrid) seperti Outlander PHEV yang terpakir lama sejak pandemi virus corona melanda Indonesia.

Boediarto, Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengatakan guna menjaga performa, persentase baterai Outlander PHEV atau mobil listrik harus terhindar dari kondisi rendah.

Meski demikian, Boediarto juga tidak merekomendasikan kondisi baterai dalam keadaan penuh saat mobil tidak digunakan dalam waktu lama.

“Sebaiknya dijaga agar persentase baterai pada kondisi 40 persen sampai 60 persen, apalagi ketika mobil tidak digunakan dalam waktu lama,” ujar Boediarto, dikutip dari laman resmi MMKSI, Jumat (12/6/2020).

Outlander PHEV sendiri memiliki fitur yang bisa menurunkan level baterai secara bertahap. Fitur tersebut berfungsi mencegah kerusakan baterai. Karena itu, pemilik Outlander PHEV diharapkan memeriksa pengukur tingkat energi setiap tiga bulan.

Pemilik mobil pun harus tetap mengisi daya baterai atau bisa mengatur mode power supply. Untuk pengisian baterai, sebaiknya juga menggunakan arus rendah (home charging) saat mobil hanya parkir lama.

Sementara itu, penggunaan quick charging atau arus tinggi bisa diminimalkan. Apabila hanya bisa menggunakan pengisian daya cepat, disarankan untuk menggunakan normal-charge setidaknya dua minggu sekali.

"Jika kondisi baterai menunjukkan baterai kosong atau 0 harus diisi dayanya sampai naik. Atau, mengisi daya dari tenaga mesin dengan mengatur mode power supply ke status ready, kemudian tunggu hingga mesin berhenti secara otomatis. Selanjutnya, matikan mode power supply dari sakelar motor listrik," jelas Boediarto.

Keuntungan lain dari mobil PHEV, kata Boediarto, adalah ketika posisi baterai kosong sehingga secara otomatis sistem manajemen baterai akan menyalakan mesin yang bekerja untuk mengisi baterai.

Dengan demikian, kerusakan pada baterai dapat dihindari. Pengaktifan mesin sebelum baterai kosong hanya bisa dilakukan selama kendaraan dalam kondisi hidup dan menyimpan bahan bakar di dalam tangki.

Boediarto juga menyarankan untuk memperhatikan lokasi parkir terutama dalam jangka waktu lama. Sebaiknya, hindari parkir kendaraan PHEV di lokasi dengan temperatur tinggi dan terkena sinar matahari langsung, sebab lokasi yang panas akan memengaruhi kapasitas baterai serta masa pakainya.

Bagi pemilik Outlander PHEV bisa melakukan pengisian daya dengan home charger yang sudah menjadi bagian dari paket penjualan. Pilihan lainnya, bisa mengisi baterai menggunakan mesin dengan memilih charge mode yang terdapat di konsol tengah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mitsubishi Outlander PHEV Baterai Mobil Listrik Tip Merawat Mobil
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top